Papua Tengah Perkuat Kapasitas ASN Hadapi Tantangan Pembangunan Daerah

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Senin, 9 Maret 2026 | 14:13 WIB

 

Pj. Sekda Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Regional Papua Tahun 2026 di Ballroom kantor Gubernur Papua Tengah.
Pj. Sekda Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Regional Papua Tahun 2026 di Ballroom kantor Gubernur Papua Tengah.

CEPOSONLINE.COM — NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) guna menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Tanah Papua.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua Tengah, Silwanus Sumule, dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Regional Papua Tahun 2026 yang digelar di Ballroom kantor Gubernur Papua Tengah, Senin, (9/3/2026).

Silwanus mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antar pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas aparatur pemerintahan.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan, khususnya di wilayah Tanah Papua,” kata Silwanus.

Ia menjelaskan, sebagai provinsi yang baru terbentuk pada tahun 2022, Papua Tengah menghadapi berbagai tantangan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kuat, efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kondisi geografis yang luas serta masih adanya wilayah yang terisolasi membuat kebutuhan pelayanan publik semakin meningkat. Karena itu, ASN memiliki peran strategis sebagai penggerak utama pembangunan daerah.

“Dalam kondisi seperti ini, Aparatur Sipil Negara memegang peranan yang sangat strategis sebagai penggerak utama pembangunan daerah,” ujarnya.

Silwanus menegaskan, pengembangan kompetensi ASN menjadi hal yang sangat penting agar aparatur pemerintah memiliki kemampuan, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Pengembangan kompetensi ASN menjadi sangat penting agar aparatur pemerintah memiliki kemampuan, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” Dokter Sumule.

Ia menambahkan, melalui rapat koordinasi ini diharapkan pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN, penyiapan sarana dan prasarana pelatihan, serta penguatan sistem pembiayaan pengembangan kompetensi aparatur.

“Dengan koordinasi yang baik, kita berharap program pengembangan kompetensi ASN dapat benar-benar menjawab kebutuhan daerah, khususnya dalam memperkuat birokrasi di Tanah Papua,” katanya.

Lebih lanjut, Silwanus menyampaikan bahwa upaya peningkatan kapasitas ASN sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yakni “Mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan.”

Menurutnya, visi tersebut hanya dapat terwujud apabila didukung oleh aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu bekerja secara inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Karena itu, saya berharap melalui rapat koordinasi ini dapat lahir berbagai gagasan, rekomendasi, serta langkah-langkah konkret dalam memperkuat sistem pengembangan kompetensi ASN, khususnya bagi pemerintah daerah di wilayah Papua,” pungkas Pj.Sekda Papua Tengah. (*)

Editor : Agung Trihandono
gubernur papua tengah Papua Tengah ASN pemerintahan Ceposonline.com Masyarakat adat