Karhutla Makin Banyak, Pemprov Papua Selatan Kaji Status Waspada Naik Jadi Siaga

Yulius Sulo • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 13:03 WIB
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Rabu (16/9/2026).(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Rabu (16/9/2026).(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Pemerintah Provinsi Papua Selatan tengah mengoordinasikan kemungkinan peningkatan status kewaspadaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Selatan  dari waspada menjadi siaga.

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengatakan, peningkatan status tersebut akan ditentukan berdasarkan kondisi faktual yang terjadi di lapangan serta hasil koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kementerian Kehutanan melalui unit pelaksana teknis (UPT) yang berada di Papua Selatan.

“Ya, itu sedang kita koordinasikan dengan pihak terkait, dalam hal ini Kementerian Kehutanan melalui UPT-UPT yang ada di sini. Karena status itu kan ada kaitan dengan kondisi faktual di lapangan,” kata Apolo Safanpo menjawab pertanyaan media ini, terkait kondisi karhutla di Papua Selatan.

Menurutnya, apabila kondisi karhutla di lapangan menunjukkan bahwa status perlu ditingkatkan, maka pemerintah akan mengambil langkah tersebut.

“Jadi nanti kita koordinasikan. Kalau kondisinya sudah harus ditingkatkan, harusnya kita tingkatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan status tersebut nantinya juga akan berdampak terhadap tingkat kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi karhutla.

“Dan itu berdampak pada peningkatan kesiapsiagaan yang harus kita lakukan,” katanya.

Saat ditanya mengenai kondisi karhutla yang saat ini sudah cukup banyak terjadi dan apakah status kewaspadaan sudah perlu dinaikkan, Apolo mengatakan proses pembahasan masih berlangsung.

“Ya, sedang dikoordinasikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berencana kembali melakukan rapat koordinasi untuk membahas kondisi tersebut dan menentukan langkah yang akan diambil.

“Mungkin siang ini nanti ada rapat koordinasi lagi untuk diputuskan,” tandasnya. 

Sekadar diketahui, hingga saat ini status Karhutla di  Papua Selatan masih waspada  sehingga dari sisi anggaran dan personel untuk menanganan terhadap Karhutla masih sangat terbatas. (*)

Editor : Elfira Halifa
Ceposonline.com Merauke Papua Selatan karhutla