52 Paskibraka Papua Selatan Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada 17 Agustus

Yulius Sulo • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:48 WIB
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Paskibraka yang akan dikibarkan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, Sabtu (15/8/2026) 
(CEPOSONLINE.COM/SULO) 
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Paskibraka yang akan dikibarkan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, Sabtu (15/8/2026)  (CEPOSONLINE.COM/SULO) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE — Sebanyak 52 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Selatan tahun 2026 resmi dikukuhkan Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan, di Gedung Negara, Merauke, Sabtu (15/8/2026).


Ke-52 anggota Paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi akhir setelah sebelumnya mengikuti rangkaian seleksi terhadap siswa-siswi SMA dari empat kabupaten di Papua Selatan, kemudian menjalani masa pemusatan latihan, pembimbingan dan pendampingan.

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, tidak seluruh calon anggota yang direkrut pada tahap awal kemudian ditetapkan sebagai anggota Paskibraka Provinsi Papua Selatan.

“Berdasarkan penilaian dari para instruktur dan para pelatih, tidak semua calon anggota Paskibraka yang kita rekrut itu ditetapkan menjadi anggota Paskibraka Provinsi Papua Selatan tahun 2026. Hanya calon-calon yang terseleksi dan terpilih yang hari ini kita tetapkan menjadi anggota Paskibraka resmi,” kata Apolo. 

Menurutnya, anggota yang telah dikukuhkan tersebut selanjutnya mendapat tugas utama untuk melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Apolo menilai tugas pengibaran bendera dengan jumlah pasukan yang besar bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan konsentrasi, kekompakan dan kerja sama tim yang baik agar seluruh rangkaian prosesi dapat berjalan sesuai dengan latihan.

“Dibutuhkan konsentrasi, dibutuhkan kekompakan, dan kerja sama tim yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, prosesi pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling penting dalam keseluruhan pelaksanaan upacara. Bahkan, sekitar 75 persen dari total durasi waktu pelaksanaan upacara digunakan untuk prosesi pengibaran bendera.

Karena itu, Apolo meminta seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan menjalankan tugas sesuai prosedur, tahapan dan mekanisme yang telah dilatih selama masa pemusatan latihan.

“Kita harapkan pengibarannya dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur, tahapan, dan mekanisme yang sudah dilatih, dan upacaranya dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan sukses,” katanya.

Masyarakat Umum Saksikan dari Tribun Stadion
Terkait pelaksanaan upacara di lapangan, Apolo juga menjelaskan mengenai komposisi peserta dan tamu undangan yang akan berada di area lapangan.

Sebelumnya terdapat usulan agar tamu dan masyarakat yang hadir tidak menggunakan tenda sehingga dapat merasakan kondisi panas matahari secara bersama-sama. Namun, menurut Apolo, keterbatasan kapasitas menjadi pertimbangan utama.

Ia mengatakan, mengingat jumlah peserta dan undangan yang cukup banyak, area lapangan hanya akan ditempati perwakilan dari institusi maupun instansi vertikal dan otonomi daerah.
Sementara masyarakat umum akan menyaksikan jalannya upacara dari tribun stadion.

“Yang ada di dalam lapangan itu adalah perwakilan dari institusi atau instansi vertikal dan otonomi yang ada, sementara masyarakat umum itu di dalam tribun stadion,” jelasnya.

Selain 52 Paskibraka tingkat Provinsi Papua Selatan, terdapat pula dua pelajar asal Papua Selatan yang dikirim untuk mengikuti tugas Paskibraka di tingkat pusat di Istana.

Apolo mengatakan, pengiriman dua pelajar tersebut merupakan bagian dari pola yang dilakukan Papua Selatan setiap tahun.

“Ada dua orang yang sudah kita kirim ke sana. Tiap tahun kita dua orang yang kita kirim ke Istana,” ungkapnya.

Dengan dikukuhkannya 52 anggota Paskibraka Papua Selatan, seluruh personel kini bersiap menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Papua Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.

Keberhasilan pelaksanaan prosesi pengibaran Merah Putih nantinya akan menjadi puncak dari seluruh rangkaian seleksi, pemusatan latihan, pembimbingan dan pendampingan yang telah mereka jalani.(*)

Editor : Agung Trihandono
Apolo Safanpo paskibra PAPUA SELATAN