Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kasatreskrim Baru Tinjau Ulang Kasus Pembunuhan Anak Disabilitas di Merauke

Yulius Sulo • Rabu, 1 Juli 2026 | 13:32 WIB
AKP Lukyta Kustiana Putra, S.T.M., S.I.K.,
(Ceposonline.com/Sulo) 
AKP Lukyta Kustiana Putra, S.T.M., S.I.K., (Ceposonline.com/Sulo) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Kasatreskrim Polres Merauke yang baru, AKP Lukyta Kustiana Putra, S.T.M., S.I.K., memastikan penanganan kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang anak penyandang disabilitas di Merauke kembali menjadi prioritas penyidik. Kasus tersebut kini ditinjau ulang dengan membuka kembali seluruh proses penyelidikan sejak awal.

Hal itu disampaikan AKP Lukyta saat memberikan keterangan kepada wartawan disela-sela doa lintas agama dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-80. 

"Saya sebagai Kasatreskrim yang baru memperkenalkan diri terlebih dahulu. Setelah saya menjabat, kami meninjau kembali perkara tersebut dari awal dengan melihat bagaimana penanganan yang telah dilakukan penyidik sebelumnya," ujarnya, Rabu (1/6/2026).

Menurutnya, penyidik kembali mempelajari seluruh berkas dan langkah-langkah penyelidikan yang pernah dilakukan guna mencari petunjuk baru yang dapat mengungkap kasus tersebut.

Sebagai bagian dari upaya pendalaman, Satreskrim Polres Merauke telah kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Ternate, Gang Haji Kasim, lokasi ditemukannya korban.

Selain itu, penyidik juga akan memanggil kembali sejumlah saksi yang dinilai memiliki keterkaitan dan dapat memberikan petunjuk baru dalam pengungkapan perkara.

"Kami akan melakukan pemanggilan kembali terhadap saksi-saksi yang menurut kami memiliki petunjuk dan ada kaitannya dengan kasus ini," kata AKP Lukyta.

Ia menegaskan, setiap perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui media massa.

Kasatreskrim berharap penyelidikan yang dilakukan dapat segera menemukan titik terang. Ia juga meminta dukungan serta doa dari masyarakat agar proses penyelidikan berjalan maksimal dan kasus tersebut dapat segera terungkap.

"Harapan kami kasus ini ada titik terang. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kami bisa maksimal dalam mendalami dan menyelidiki kasus ini," pungkasnya.

Diketahui, kasus pembunuhan terhadap Julia, yang berumur 11 tahun tersebut telah menyita perhatian masyarakat Merauke. Pasalnya, korban yang menyandang disabilitas tersebut ditemukan  dalam kondisi yang cukup mengenaskan. 

Kasus pembunuhan ini terjadi 27 November 2025 atau kurang lebih 7 bulan, namun belum terungkap sampai saat ini. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Merauke #PEMBUNUHAN #Ceposonline.com