CEPOSONLINE.COM , ASMAT - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo bersama rombongan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Asmat untuk meresmikan rumah jew dan berdialog dengan warga Kampung Ewer, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Jumat (225/2026).
Kedatangan Gubernur Apolo disambut oleh Bupati Asmat,Thomas Eppe Safanpo beserta jajarannya, Forkopimda Kabupaten Asmat dan warga setempat.
Gubernur didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Selatan, Alberth A.Rapami beserta beberapa pejabat.
Selanjutnya, Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Selatan, Yoseph Yanawo Yolmen dan Forkopimda provinsi setempat.
Melalui momentum itu, masyarakat membawa makanan lokal berupa sagu sebagai simbol peresmian rumah jew.
Rumah Jew atau dikenal sebagai rumah bujang merupakan salah satu rumah adat yang berasal dari suku Asmat.
Rumah Jew merupakan rumah panggung berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kayu dan dinding beserta atapnya terbuat dari daun pohon sagu atau pohon nipah yang telah dianyam.
Uniknya, Rumah Jew sama sekali tidak menggunakan paku melainkan menggunakan akar rotan sebagai penghubung.
Panjangnya bisa mencapai 30–50 meter dan memiliki banyak pintu. Setiap pintu mewakili satu klan (marga) tertentu di kampung tersebut.
Rumah Jew menyimpan nilai-nilai luhur budaya Asmat sekaligus berfungsi sebagai pusat pendidikan informal bagi generasi muda untuk mempelajari tata krama, adat istiadat, serta keterampilan tradisional seperti mengukir, menari, dan menganyam.
Selain itu, juga menjadi pusat musyawarah bagi para tokoh adat dan warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan maupun merencanakan langkah strategis demi kemajuan kampung.
Dalam sambutan, Apolo menyebut Rumah Jew merupakan jantung kehidupan, simbol jati diri, sekaligus identitas sakral bagi Suku Asmat.
Ia menambahkan, peresmian ini menjadi momentum penting, khususnya bagi generasi penerus.
Usai meresmikan rumah jew, Gubernur Apolo Safanpo menggunakan bahasa daerah Asmat berdialog dengan masyarakat Ewer.
Setelah dialog, Gubernur menyerahkan 300 paket sembako kepada warga Ewer. Pemerintah Kabupaten Asmat juga menyerahkan bantuan kepada warga setempat.(*)