Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Karolus Daot • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 11:09 WIB
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, pimpin oprasi udara di Intan Jaya, Rabu (4/11/2026)(CEPOSONLINE.COM/HABEMA)
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, pimpin oprasi udara di Intan Jaya, Rabu (4/11/2026)(CEPOSONLINE.COM/HABEMA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 


Salah satunya melalui patroli udara menggunakan dua helikopter Caracal milik TNI Angkatan Udara untuk memburu sekaligus memberantas OPM di sejumlah wilayah yang dinilai rawan.

Patroli udara yang berlangsung Rabu (4/11/2026) tersebut dipimpin langsung Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, didampingi Kepala Staf Kogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto.

Dari udara, rombongan memantau kondisi wilayah hutan, perbukitan hingga lembah yang diduga menjadi lokasi pergerakan kelompok bersenjata. 

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang sebelumnya dikategorikan sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan keamanan tinggi.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menjelaskan, pada 25 September lalu, pasukan Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur Koops Habema di bawah kendali Kogabwilhan III menerima informasi awal dari Badan Intelijen Negara (BIN) mengenai keberadaan kelompok OPM di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi itu, pasukan kemudian terlibat kontak senjata yang mengakibatkan empat orang yang disebut sebagai anggota OPM tewas di lokasi kejadian.

"Intan Jaya sebelumnya masuk kategori zona hitam OPM. Pada 25 September lalu, pasukan Yonif 315 Garuda bersama Tim Taipur Koops Habema menerima informasi awal dari BIN tentang keberadaan kelompok OPM di wilayah itu. Pasukan kemudian terlibat kontak senjata dan empat anggota OPM dipastikan tewas di lokasi kejadian," ungkap Lucky.

Selain melakukan patroli udara, Lucky juga mengunjungi sejumlah pos keamanan Satgas TNI Koops Habema yang tersebar di titik-titik kuat di wilayah Intan Jaya. "Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memberikan motivasi kepada prajurit yang bertugas di lapangan," ungkap Lucky. 

Dalam kesempatan itu, ia juga menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah prajurit atas dedikasi dan prestasi mereka dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menjaga kedaulatan negara serta melindungi masyarakat di wilayah Papua.

Di sisi lain, Kogabwilhan III turut mengedepankan pendekatan sosial kepada masyarakat melalui sejumlah kegiatan kemanusiaan. Diselah kegiatan kami makan bersama dengan masyarakat, dan memberikan pelayanan kesehatan serta pengobatan gratis, pembagian sembako hingga pemberian hewan ternak untuk dibudidayakan masyarakat," katanya. 

Menurut Lucky, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan persuasif TNI yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

"Kegiatan sosial ini merupakan wujud pendekatan persuasif TNI yang berbasis pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menarik simpati masyarakat, khususnya pimpinan, anggota dan simpatisan OPM, agar mau kembali ke pangkuan NKRI," katanya.

Meski mengedepankan pendekatan persuasif, Lucky menegaskan bahwa TNI tetap akan mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap kelompok bersenjata sesuai ketentuan hukum, peraturan perundang-undangan serta aturan pelibatan atau rules of engagement (ROE).

 "Kami selalu mengedepankan keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi, salus populi suprema lex esto," pungkasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
tni habema KKB papua Ceposonline.com