CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua mendorong percepatan realisasi anggaran APBN, khususnya pada belanja modal serta belanja barang dan jasa.
Langkah tersebut dinilai penting agar anggaran yang telah tersedia dapat segera memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Provinsi Papua, Yohanes Walilo, mengatakan yang menjadi perhatian adalah penyerapan belanja modal serta belanjaan barang dan jasa.
“Kalau serapan belanja pegawai di sebagian besar kabupaten/kota dan pemerintah provinsi relatif berjalan lancar, dengan realisasi rata-rata mencapai sekitar 65 persen,” jelasnya.
Lanjutnya, terkait penyerapan belanja modal serta belanja barang dan jasa sebagian masih mengalami keterlambatan dalam proses pencairan.
Menurutnya, sejumlah program yang bersumber dari APBN dan bersifat kontraktual masih memiliki progres pencairan yang rendah. Salah satunya berkaitan dengan program nasional yang pelaksanaannya harus menunggu progres pekerjaan di lapangan sebelum dana dapat dicairkan.
“Dana tersedia, tetapi untuk menyalurkannya harus berdasarkan progres. Jadi diharapkan teman-teman pihak ketiga maupun dinas terkait segera mempercepat pekerjaannya,” katanya.
Ia meminta perangkat daerah terkait meningkatkan koordinasi dan mempercepat penyelesaian pekerjaan agar anggaran yang sudah tersedia tidak tertahan hingga akhir tahun.
“Dari sisa waktu empat bulan ini, khusus yang APBN bisa dikejar supaya uang masuk di Papua. Dari total anggaran yang tersedia, yang ada hubungan langsung dengan pelayanan masyarakat bisa segera dilakukan,” ujarnya(**)
Editor : Lucky Ireeuw