Belasan Pejabat Eselon II Pemprov Papua Baru  Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya 

Agung Trihandono • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 09:50 WIB
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri  memberikan ucapan selamat kepada sejumlah  pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang dbaru dilantik  di Gedung Negara, Jayapura, Senin (1/9/2026). (Ceposonline.com/Elfira) 
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri  memberikan ucapan selamat kepada sejumlah  pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang dbaru dilantik  di Gedung Negara, Jayapura, Senin (1/9/2026). (Ceposonline.com/Elfira) 

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA –  Untuk memperkuat  tata kelola pemerintah, sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua  dilantik oleh Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri. di Gedung Negara, Jayapura, Senin (1/9).  


   Para pejabat yang dilantik ini merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Gubernur Matius D  Fakhiri berharap para pejabat yang telah dilantik secara definitif segera menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan lebih optimal. Mereka diminta melakukan inovasi di lingkungan kerja masing-masing serta membantu gubernur dan wakil gubernur merealisasikan program pemerintahan hingga akhir 2026.

  “Kami berharap dengan mereka dilantik sebagai definitif berarti tanggung jawabnya lebih bagus. Mereka bisa bekerja dan melakukan inovasi di masing-masing tempat kerja, membantu gubernur dan wakil gubernur di sisa waktu tahun 2026,” ujarnya.

  Fakhiri juga memberikan target kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar pada November 2026 seluruh program yang menjadi tanggung jawab masing-masing OPD telah mencapai progres sedikitnya 90 persen.

   “Saya berharap di November semua OPD sudah bisa mempertanggungjawabkan apa yang ada pada OPD-nya. Program harus sudah sampai 90 persen untuk tahun 2026,” tegasnya.

  Menurut dia, pelantikan pejabat definitif menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian penataan birokrasi di lingkungan Pemprov Papua. Ia berharap sejumlah jabatan yang masih dalam proses dapat segera diselesaikan pada September.
    Dalam arahannya, Fakhiri menegaskan bahwa jabatan bukan merupakan hak istimewa ataupun sarana untuk memperoleh kehormatan pribadi. Jabatan, kata dia, merupakan ruang untuk mengabdikan kemampuan, pikiran, tenaga, dan integritas bagi kepentingan masyarakat dan daerah.
   “Saya titip pesan kepada pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan baik sesuai dengan amanah dan tanggung jawab. Betul-betul melayani rakyat, bukan melayani pimpinan,” katanya. (*)

(AI)
(AI)

 

Editor : Agung Trihandono
matius fakhiri papua