Harapan Yampit Nawipa untuk Paniai: Warga Sehat, Anak Sekolah, Ekonomi Tumbuh

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 10:57 WIB
Bupati Paniai, Yampit Nawipa saat menyampaikan program prioritas pembangunan Kabupaten Paniai di hadapan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley di Kantor Bupati Paniai, Kamis, (10/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ABETH YOU) 
Bupati Paniai, Yampit Nawipa saat menyampaikan program prioritas pembangunan Kabupaten Paniai di hadapan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley di Kantor Bupati Paniai, Kamis, (10/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/ABETH YOU) 

CEPOSONLINE.COM, NABIRE-Di tengah pertemuan bersama pemerintah dan masyarakat, Bupati Paniai Yampit Nawipa berbicara tentang satu hal yang menjadi harapannya dalam lima tahun ke depan: bagaimana masyarakat Paniai dapat hidup lebih sehat, anak-anak tetap bersekolah, dan ekonomi rakyat terus bertumbuh.

Hal itu disampaikan Yampit saat memberikan sambutan dalam acara tatap muka Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama ASN dan masyarakat Kabupaten Paniai di halaman Kantor Bupati Paniai, Kamis (10/9/2026).

Yampit menyebut tiga sektor yang menjadi perhatian utama pemerintahannya bersama Wakil Bupati Paniai, yakni kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

Bagi Yampit, pembangunan kesehatan bukan hanya soal rumah sakit yang besar, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan sedekat mungkin dengan tempat tinggal mereka. Karena itu, pelayanan di tingkat puskesmas terus diperkuat.

“Tadi Bapak Wakil Gubernur sudah lihat di rumah sakit tidak ada orang sakit. Itu karena kita melakukan penanganan di puskesmas. Sakit-sakit yang ringan langsung ditangani di puskesmas,” katanya.

Ia menilai pelayanan kesehatan yang dimulai dari tingkat bawah akan membantu masyarakat mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus selalu datang ke rumah sakit.

“Itu yang pertama. Kemudian yang kedua adalah pendidikan,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Yampit menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan dukungan bagi Kabupaten Paniai. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan merupakan bagian penting dalam menyiapkan masa depan anak-anak Paniai.

“Untuk pendidikan, terima kasih banyak karena provinsi sudah kasih kita satu titik,” katanya.

Tak hanya berbicara tentang sekolah, Yampit juga menyoroti kebutuhan anak-anak untuk mendapatkan makanan selama mengikuti proses belajar. Ia menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan di Paniai, namun pemerintah daerah menyesuaikan pola pelaksanaannya.

“Untuk pengganti MBG, kita rubah menjadi SSH. Tapi MBG tetap jalan di Kabupaten Paniai, hanya modelnya yang kita rubah,” jelasnya.

Jika sebelumnya makanan diberikan satu kali dalam sehari, pola tersebut akan disesuaikan menjadi tiga kali makan dalam satu hari.

“MBG tetap programnya satu hari satu kali, tapi kita rubah menjadi satu hari tiga kali. Jadi pagi datang makan, kemudian sekitar jam sepuluh makan lagi, dan sebelum pulang makan lagi,” katanya.

Bagi Yampit, seluruh program tersebut pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Paniai.

Ia pun menyambut kehadiran Wakil Gubernur Papua Tengah di Paniai sebagai sebuah momentum penting. Menurutnya, kunjungan pemimpin ke daerah harus membawa semangat baru agar pembangunan terus bergerak maju.

Yampit juga mengingatkan bahwa Paniai bukan daerah yang asing bagi para pemimpin nasional. Sejumlah tokoh nasional, kata dia, pernah datang dan memiliki sejarah dengan daerah tersebut.

“Semua petinggi negara itu sudah pernah di Kabupaten Paniai. Prabowo pernah, SBY juga pernah. Jadi sebetulnya setiap petinggi negara sudah pernah di Paniai,” tutupnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
Papua Tengah Ceposonline.com paniai