CEPOSONLINE.COM - Marc Marquez semakin dekat dengan mahkota juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team itu berpeluang mengunci gelar juara dunia ke-10 saat Grand Prix Qatar di Sirkuit Lusail, nanti malam waktu setempat. Jika ini terwujud, maka Marquez akan menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil mengunci gelar juara dunia ke-10 melampaui catatan Valentino Rossi.
Peluang tersebut semakin terbuka setelah Marquez memenangi balapan sprint Qatar, Sabtu (7/11). Tambahan 12 poin membuat pembalap berjuluk The Baby Alien itu semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 411 poin.
Marquez kini unggul 49 poin atas pesaing terdekatnya, Jorge Martin, yang memperkuat Aprilia Racing. Sementara Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan selisih 79 poin dari pemuncak klasemen.
Dilansir dilaman Lombok Post.com kemenangan di sprint menjadi modal penting bagi Marquez untuk menghadapi balapan utama. Namun, gelar juara dunia belum otomatis menjadi miliknya. Pembalap asal Spanyol itu harus kembali tampil maksimal dalam balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 waktu Doha.
Skenario paling ideal bagi Marquez cukup jelas. Dia harus memenangi Grand Prix Qatar, sementara Martin gagal meraih poin. Jika skenario tersebut terwujud, keunggulan Marquez akan mencapai batas yang tidak lagi bisa dikejar Martin dalam perebutan gelar.
Meski demikian, Martin dipastikan bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Pembalap Spanyol tersebut memperlihatkan semangat luar biasa pada sprint Qatar. Start dari posisi ke-11, Martin mampu finis ketiga meski masih berjuang dengan cedera patah pergelangan tangan kanan yang dialaminya.
Perjuangan Martin menjadi sinyal bahwa persaingan gelar belum sepenuhnya berakhir. Dia masih memiliki peluang matematis untuk menunda pesta juara Marquez, asalkan mampu mengumpulkan poin dan menjaga persaingan tetap terbuka.
Di sisi lain, Marquez juga tidak boleh kehilangan fokus. Balapan sprint memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di Lusail. Dia bahkan sempat terlibat kontak dengan Bezzecchi dalam perebutan posisi terdepan. Insiden tersebut berakhir dengan Bezzecchi terjatuh, sedangkan Marquez mampu mempertahankan kemenangan.
Jika berhasil menjadi juara dunia, pencapaian ini akan menjadi salah satu momen terbesar dalam perjalanan karier Marquez. Gelar kedelapan kelas premier akan membuatnya menyamai rekor Giacomo Agostini dalam jumlah gelar juara dunia kelas tertinggi.
Lebih dari sekadar gelar, keberhasilan tersebut juga menjadi pembuktian perjalanan panjang Marquez setelah melewati berbagai cedera dan masa sulit dalam kariernya.
Kini, semua mata tertuju ke Lusail. Marquez hanya membutuhkan satu balapan sempurna untuk mendekati sejarah. Qatar pun berpeluang menjadi saksi kembalinya sang juara ke puncak kejayaan MotoGP. (*)