CEPOSONLINE.COM - Bagi sebagian masyarakat, Honda Kirana 125 mungkin tidak sepopuler Honda Supra 125.
Dilansir dari Radarsemarang.jawapos.com tapi bagi pecinta motor lawas, Honda Kirana duanggap sebagai salah satu motor bebek yang turut meramaikan persaingan pasar motor bebek ditahun 2000an.
Tapi tahukah anda apa arti nama Kirana dibelakang Honda? nama Kirana memiliki makna tersendiri dalam bahasa Indonesia.
Kata Kirana dikenal memiliki arti sinar atau cahaya. Dalam penggunaan bahasa lama, kata tersebut juga memiliki makna molek, cantik, dan elok.
Makna tersebut membuat nama Honda Kirana terdengar cukup menarik dibandingkan beberapa nama motor bebek Honda lainnya, seperti Supra dan Karisma.
Namun, apakah Honda memang memilih nama Kirana karena memiliki arti cahaya?
Hingga kini, belum ditemukan penjelasan resmi dari PT Astra Honda Motor (AHM) mengenai alasan khusus pemilihan nama tersebut. Karena itu, makna bahasa Kirana perlu dibedakan dari sejarah penamaan produk Honda.
Honda Kirana Hadir pada 2002
Honda Kirana pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2002. Kehadirannya menjadi bagian dari langkah PT Astra Honda Motor memperluas pilihan produk di tengah persaingan motor bebek yang semakin ketat.
Bahkan, Honda Global dalam pengumuman produksi sepeda motor ke-10 juta di Indonesia pada Mei 2003 turut menyebut Kirana dan Karisma sebagai model baru yang diluncurkan pada 2002.
Kirana hadir dengan pendekatan desain yang berbeda dari motor bebek Honda yang lebih sporty.
Tampilannya masih membawa nuansa klasik, dengan bentuk bodi yang mengingatkan pada generasi Astrea Grand.
Meski demikian, Honda memberikan pembaruan pada sektor mesin dengan kapasitas sekitar 125 cc.
Arti Nama Kirana yang Identik dengan Cahaya
Jika melihat dari sisi bahasa, Kirana merupakan kata yang memiliki arti cukup indah.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kirana memiliki arti sinar dan juga molek, cantik, atau elok.
Nama tersebut memiliki kesan sederhana, tetapi terdengar khas dan mudah diingat.
Penggunaan kata Kirana sebagai nama produk otomotif juga memberikan identitas tersendiri. Nama ini berbeda dari penamaan Honda Supra yang lebih dikenal luas oleh masyarakat.
Meski begitu, belum ada bukti yang memastikan bahwa Honda menggunakan kata Kirana dengan maksud menggambarkan cahaya, keindahan, atau filosofi tertentu.
Dengan demikian, arti Kirana dapat dijelaskan berdasarkan bahasa, sedangkan filosofi resmi di balik pemilihan nama motor tersebut masih belum diketahui.
Mengapa Honda Tidak Menggunakan Nama Supra?
Pada awal 2000-an, Honda memiliki beberapa pilihan motor bebek untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang berbeda.
Supra sudah lebih dahulu dikenal sebagai salah satu motor bebek andalan Honda. Sementara itu, Kirana hadir dengan desain klasik dan mesin berkapasitas lebih besar.
Kirana juga hadir berdekatan dengan Honda Karisma 125 yang menawarkan tampilan lebih modern.
Kondisi tersebut membuat Honda memiliki beberapa identitas produk di segmen motor bebek.
Kirana tidak sekadar menjadi varian lain dari Supra, tetapi hadir sebagai model tersendiri dengan karakter desain yang berbeda.
Masa Edar Honda Kirana Tergolong Singkat
Meskipun memiliki mesin 125 cc, perjalanan Honda Kirana di Indonesia tidak berlangsung lama.
Motor ini dipasarkan sejak 2002 dan mengakhiri perjalanan produksinya sekitar akhir 2004.
Perubahan selera konsumen menjadi salah satu faktor yang sering dibahas dalam perjalanan motor tersebut.
Pada periode itu, pasar mulai menyukai motor bebek dengan tampilan lebih modern dan sporty.
Sementara itu, Honda Karisma dan keluarga Supra semakin mendapatkan perhatian konsumen.
Akibatnya, nama Kirana perlahan menghilang dari jajaran produk Honda di Indonesia.
Honda Kirana Kini Menjadi Motor Nostalgia
Meski sudah tidak diproduksi di Indonesia, nama Kirana ternyata belum sepenuhnya hilang dari dunia otomotif.
Motor ini masih menarik perhatian penggemar kendaraan klasik, terutama mereka yang menyukai model bebek Honda generasi awal 2000-an.
Bahkan, model yang memiliki kemiripan dengan Kirana masih dijumpai di pasar negara lain dengan nama Honda Dream 125.
Kehadiran model tersebut di luar negeri kembali mengingatkan penggemar otomotif Indonesia pada sosok Kirana yang pernah hadir di jalanan Tanah Air.
Bagi sebagian kolektor, Honda Kirana memiliki daya tarik karena jumlah unit yang masih terlihat di jalanan tidak sebanyak motor bebek Honda lainnya. (*)
Editor : AdminDua