129 Penumpang Belum Ditemukan, Libatkan Pasukan Katak Untuk Menyelam ke Dalam Kapal Virgo 

Agung Trihandono • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 11:44 WIB
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026) malam. (CEPOSONLINE.COM/ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026) malam. (CEPOSONLINE.COM/ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Data terakhir jumlah penumpang Kapal Virgo yang tenggelam masih ada 129 orang yang  belum ditemukan. Rencana penyelaman ke dalam bangkai kapal Virgo berubah karena kondisi kapal  saat ini sudah bergeser dan tenggelam meski masih terlihat. 

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan masih terlihat meski kini sudah berada di bawah permukaan air laut.

Danlanal Kolonel Galih mengatakan bangkai KM Virgo kembali bergeser sekitar 450 meter, setelah sebelumnya bergeser sekitar 2.963 meter dari titik koordinat awal saat kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9).

“Yang kemarin terlihat berwarna merah itu sekarang sudah berada di permukaan atau di bawah permukaan air, tapi masih terlihat,” katanya saat konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.

Ia menyebutkan perubahan kondisi tersebut akan mengubah rencana kegiatan tim penyelam yang akan melakukan observasi terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kapal sesuai dengan gambar dan data yang diperoleh pada tahap awal sebelum kegiatan dilakukan secara bertahap.

“Jadi situasi itu pasti akan mengubah dari perencanaan yang akan dilaksanakan tim penyelam,” ujarnya.

Dia menjelaskan kondisi kapal sebelumnya diketahui dalam keadaan terbalik dengan sebagian badan kapal masih mengapung, sebelum bergeser lagi dan tenggelam.

Ia mengatakan tindakan tim SAR gabungan dilakukan melalui tahapan yang menyesuaikan kondisi dan kegiatan penyelaman akan dilakukan oleh personel yang memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan operasi di lokasi, yakni penyelam khusus dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) TNI AL yang dipantau langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II.

KMP Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin sejak 12 September 2026.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026 pukul 02.00 Wita.

Hingga Rabu (16/9), pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Dari jumlah tersebut, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. (*)

Editor : Agung Trihandono
kapal km virgo NASIONAL Ceposonline.com