Kabar Gembira! Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Masih Dibuka, Ini Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 06:23 WIB
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Kesempatan menjadi taruna atau mahasiswa sekolah kedinasan tahun 2026 masih terbuka bagi lulusan SMA/SMK/sederajat. Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Peserta Didik (SPPD) Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026 secara terintegrasi melalui portal SSCASN.


Program ini menjadi salah satu jalur pendidikan yang paling diminati setiap tahun karena diselenggarakan oleh kementerian maupun lembaga negara. Selain memperoleh pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan instansi pemerintah, sebagian sekolah kedinasan juga memberikan fasilitas pembiayaan pendidikan sesuai ketentuan masing-masing penyelenggara. Lulusan selanjutnya mengikuti mekanisme penempatan dan pengangkatan sesuai regulasi instansi terkait.

 

Berdasarkan jadwal resmi BKN, pendaftaran berlangsung mulai 25 Juli hingga 13 Agustus 2026. Seluruh proses dilakukan secara daring melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan sehingga peserta tidak perlu datang langsung ke lokasi pendaftaran.


Dalam pelaksanaannya, seleksi mengacu pada ketentuan pemerintah mengenai penerimaan peserta didik sekolah kedinasan yang menekankan prinsip objektif, transparan, kompetitif, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.


Peserta diwajibkan membuat akun SSCASN menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), melengkapi biodata, memilih satu sekolah kedinasan sesuai minat, kemudian mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan sebelum batas akhir pendaftaran.


Setelah tahapan registrasi selesai, panitia akan melakukan verifikasi administrasi. Peserta yang lolos administrasi dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN sebelum melanjutkan ke seleksi lanjutan yang diselenggarakan masing-masing instansi.


*Jadwal seleksi yang telah diumumkan BKN meliputi*:


25 Juli–13 Agustus 2026: Pendaftaran online melalui SSCASN.

Agustus 2026: Pengumuman hasil seleksi administrasi.


Agustus–September 2026: Penjadwalan serta pencetakan kartu ujian SKD.


September 2026: Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (CAT BKN).


Oktober 2026: Seleksi lanjutan sesuai instansi, seperti tes kesehatan, psikotes, kesamaptaan, wawancara, hingga tes akademik khusus.


Tahun ini terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang membuka penerimaan peserta didik baru, yakni:


Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – Kementerian Dalam Negeri.

Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN) – Kementerian Keuangan.

 

Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan, seperti STTD, Politeknik Penerbangan (Poltekbang), Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP), dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia.

Sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Hukum.

Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) di bawah Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan.

 

Politeknik Statistika STIS – Badan Pusat Statistik (BPS).

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) – Badan Intelijen Negara (BIN).

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) – BMKG.


Masing-masing instansi memiliki persyaratan tambahan yang berbeda, mulai dari batas usia, tinggi badan, kondisi kesehatan, hingga nilai akademik. Karena itu, pelamar disarankan membaca pengumuman resmi instansi tujuan sebelum melakukan pendaftaran.


Sebelum mengakses portal SSCASN, peserta sebaiknya telah menyiapkan dokumen dalam format digital sesuai ketentuan. Dokumen yang umumnya diminta meliputi KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), transkrip nilai atau rapor sesuai persyaratan, pasfoto terbaru, serta dokumen tambahan apabila diminta oleh instansi tujuan.


Alur pendaftaran dilakukan melalui beberapa tahap. Peserta terlebih dahulu membuka portal SSCASN BKN, kemudian memilih menu Sekolah Kedinasan dan membuat akun menggunakan NIK serta nomor KK. Setelah akun aktif, pelamar login kembali untuk melengkapi biodata, mengunggah swafoto, memilih satu sekolah kedinasan beserta program studinya, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, memeriksa kembali data yang telah diisi, lalu mengirimkan pendaftaran dan mencetak kartu peserta.


Perlu diperhatikan bahwa setiap pelamar hanya diperbolehkan memilih satu sekolah kedinasan. Kesalahan dalam pengisian data atau pengunggahan dokumen dapat menyebabkan peserta tidak lolos pada tahap administrasi


Selain mempersiapkan dokumen, peserta juga perlu mulai berlatih menghadapi SKD CAT BKN yang terdiri atas Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Nilai SKD menjadi salah satu penentu utama untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.


Karena pendaftaran akan ditutup pada 13 Agustus 2026, calon peserta diimbau tidak menunggu hingga hari terakhir guna menghindari kendala jaringan maupun proses unggah dokumen. Seluruh informasi resmi mengenai jadwal, persyaratan, dan hasil seleksi dapat dipantau melalui portal SSCASN BKN maupun pengumuman dari masing-masing instansi penyelenggara. (*)

Editor : Weny Firmansyah
SEKOLAH