Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Menteri KKP Ambruk dan Pingsan, Langsung Ditelepon Presiden

Abdel Gamel Naser • 2026-01-26 10:04:21

 

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat ditelepon Presiden Prabowo Subianto, Minggu (25/1). (Instagram @swtrenggono)
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat ditelepon Presiden Prabowo Subianto, Minggu (25/1). (Instagram @swtrenggono)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA-Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono langsung ditelepon Presiden, Prabowo usai pingsan saat memimpin upacara penghormatan tiga jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Menteri Sakti terekam kamera ambruk saat upacara dan langsung diamankan stafnya. Iapun dilarikan ke rumah sakit dan tak lama sesampainya disana ia langsung ditelepon presiden yang menanyakan kondisinya.

“Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabil khusus Pak Presiden Republik Indonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini,” tulis Trenggono dalam Instagram pribadinya @swtrenggono, Minggu (25/1/2026) seperti dilansir Jawapos.Com.

Ia memastikan bahwa kondisinya kini telah membaik. Berdasarkan hasil observasi dokter, tidak ditemukan masalah serius dan insiden pingsan tersebut disebabkan oleh kelelahan. “Saya dalam kondisi baik-baik saja, Alhamdulillah. Observasi dokter menyatakan tak ada masalah, hanya kelelahan,” ungkapnya.

Trenggono menjelaskan, kelelahan yang dialaminya bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental. Dalam sepekan terakhir, keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah berduka akibat kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang merenggut nyawa tiga pegawai KKP.

Meski tengah menjalankan tugas negara mendampingi Presiden dalam agenda luar negeri di London dan Davos, Trenggono menegaskan komitmennya untuk tetap hadir bersama jajarannya. “Sebagai komandan di KKP, saya selalu bersama pasukan, baik suka maupun duka. Menjadi inspektur upacara bagi mereka yang berpulang adalah wujud pendampingan terakhir,” ujarnya.

"Sekali lagi terima kasih atas doa dan dukungan semuanya. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia,” pungkasnya. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#menteri kkp #Ceposonline.com #Wahyu Trenggono