CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Memasuki awal Januari 2026, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos yang bantuan PKH dan BPNT Tahap 4 (alokasi Oktober-Desember 2025) tertunda (zonk) terus menantikan masuknya saldo ke Kartu KKS.
Berikut adalah laporan terkini mengenai hasil cek saldo bansos BPNT, dan langkah krusial yang harus segera dilakukan KPM yang masih mengalami saldo kosong (zonk).
Sebagaimana dilansir dari radar bogor yang menutip dari Youtube Nita's TV, berdasarkan pengecekan saldo KKS BPNT murni (KPM pemegang KKS lama) per tanggal 5 Januari 2026, berikut adalah hasilnya:
Status Saldo: Masih kosong (zonk) atau berisi saldo lama.
Keterlambatan: Keterlambatan pencairan ini dialami oleh banyak KPM PKH maupun BPNT di Tahap 4 tahun 2025.
Penting: Meskipun pencairan BLT Kesra telah berlangsung untuk KPM yang sama, dana BPNT Tahap 4 belum otomatis masuk, menunjukkan adanya keterlambatan dalam proses transfer anggaran tahunan.
Bagi KPM yang hingga awal Januari 2026 ini saldonya masih kosong, jangan khawatir, karena dana bantuan Tahap 4 yang tertunda biasanya tetap akan dicairkan melalui mekanisme susulan di awal tahun anggaran baru.
Namun, untuk memastikan dananya benar-benar akan cair, KPM wajib melakukan pengecekan kelayakan segera melalui aplikasi resmi pemerintah:
1. Cek Status Kelayakan di Aplikasi Cek Bansos
KPM harus segera memeriksa status kepesertaan mereka untuk alokasi Oktober hingga Desember 2025:
Akses Aplikasi: Buka aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos.
Cek Status: Masukkan data NIK dan wilayah Anda untuk melihat status bansos.
2. Memahami Keterlambatan Pencairan
Keterlambatan pencairan di akhir tahun anggaran sering terjadi karena proses penutupan buku anggaran 2025.
Dana bansos akan disalurkan melalui termin susulan di awal tahun 2026, setelah proses verifikasi dan validasi data KPM Tahap 1/2026 selesai dilakukan. (*)
Editor : Weny Firmansyah