Orang bertato juga bisa melakukan hal – hal positif dan ini yang ditekankan kepada para pecinta tatto di Jayapura. “Meski kami bertato harus tetap berbuat baik di tengah masyarakat, itu yang utama sebab masih banyak hal positif yang bisa dilakukan,” kata Yuyud di Café Soetidjah, Holtekam, Kamis (9/9). Yuyud juga berharap para seniman tatto di Jayapura bisa berkiprah lebih hingga ke tingkat nasional. Kontes tatto tingkat nasional menjadi satu tujuan yang bisa memberi motivasi untuk sama – sama diwujudkan. “Perlu kerja lebih keras, kita tidak mengajak masyarakat untuk mentato dirinya tapi pecinta seni tubuh juga harus bisa memberikan yang terbaik sesuai dengan SOP,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tatto bukan sekedar untuk gagah – gagahan melainkan harus memiliki makna dan pesan. Sementara Dedy Darmawan, salah satu anggota seniman tattoo Jayapura menyampaikan bahwa tidak semua orang bertato memiliki karakter buruk. Ia juga meminta public tidak melihat orang dari luar apalagi sampai harus menjudge. “Untuk diketahui, teman – teman seniman tattoo ini juga menjalankan kegiatan sosialnya, membagi bagikan makanan kepada orang yang tidak mampu dan itu dilakukan setiap bulan tanpa harus kami sampaikan ke public,” singkat Dedy. (ade/wen) Editor : Administrator