CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, telah ditemukan oleh warga lokal di kawasan Pegunungan Bela, Rabu (9/9/2026). Satu di antara korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dua korban yang berhasil meloloskan diri dari penyanderaan tersebut diidentifikasi bernama Demerina Uamang (17) dan Yosina Tsenawatme (18).
Berdasarkan data yang dihimpun dari masyarakat setempat, Demerina Uamang yang tengah dalam kondisi hamil muda ditemukan selamat. Namun, Yosina Tsenawatme ditemukan sudah tidak bernyawa.
Langkah melarikan diri yang dilakukan kedua korban membenarkan konfirmasi awal dari aparat keamanan. Sebelumnya, Kepolisian Resor Mimika menyatakan dua dari sembilan warga yang diculik KKB sejak Selasa, 18 Agustus 2026, telah berupaya melepaskan diri dari penguasaan kelompok bersenjata tersebut.
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026) membenarkan informasi terkait hal tersebut.
Kapolres menyebut, Rabu, 9 September 2026 sekira pukul 16:25 WIT personel Polsek Jila mengumpulkan informasi dari masyarakat mengenai dua korban yang selamat dari penyanderaan dan melarikan diri pada saat di Kampung Bela.
Berdasarkan informasi yang didapat aparat, korban sandera atas nama Nemerina Uamang dan Yotina Tsenawatme sebenarnya telah ditemukan warga sejak Senin, 07 September 2026 di kawasan hutan arah Distrik Agimuga.
Saat ditemukan, Yotina Tsenawatme sudah dalam keadaan meninggal dunia, sementara Nemerina Uamang bertahan hidup di samping jenazah rekannya.
"Untuk korban yang meninggal, pada saat setelah di temukan warga yang mengevak langsung melakukan Kremasi (membakar jenazah) di tempat di temukannya jenazah Yotina Tsenawatme," kata Kapolres.
Guna penanganan lebih lanjut, warga setempat mendampingi korban selamat untuk dievakuasi secara bertahap menuju permukiman terdekat sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.
"Untuk saat ini, korban atas nama Nemerina Uamang telah bersama warga dari kampung Bela menuju kembali ke Bela, dan akan di lanjutkan evakuasi ke kampung Jila. Untuk waktu belum bisa di pastikan," ujar Kapolres.
Aparat TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Mimika hingga kini terus berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat dan tokoh adat guna memantau perkembangan evakuasi serta mengupayakan keselamatan tujuh korban lainnya yang masih disandera.(*)
Editor : Elfira Halifa