CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Dugaan kelalaian pengemudi akibat mengantuk memicu kecelakaan lalu lintas tunggal di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu siang (1/8/2026).
Sebuah truk angkutan bermuatan kayu terperosok ke dalam jurang di Jalan Logpong, tepatnya di pertigaan SP VI, sekitar pukul 12.25 WIT.
Insiden maut ini mengakibatkan satu orang penumpang mengalami luka berat dan sembilan lainnya—termasuk dua anak kecil—mengalami luka ringan.
Truk bernopol merah tersebut dikemudikan oleh S.M. (58), yang melaju dari arah Pomako menuju Kota Timika dengan membawa muatan kayu beserta sembilan orang penumpang.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa saat melintasi lokasi kejadian, kondisi fisik pengemudi tidak prima hingga kehilangan kendali atas kendaraannya.
“Saat melintas di TKP pengemudi mengantuk sehingga truk keluar dari badan jalan dan terperosok masuk ke jurang sehingga semua penumpang terlempar dan satu orang tertimpa tumpukan kayu, situasi di TKP aman dan terkendali,” kata Hempy, Sabtu malam.
Dampak benturan keras saat truk terperosok menyebabkan seluruh penumpang terpelanting dari bak kendaraan. Korban luka berat diidentifikasi berinisial P.E. (45) yang mengalami patah tulang pada kaki kanan akibat tertimpa tumpukan kayu.
Sementara sembilan korban luka ringan meliputi N.W. (6), R.P. (6), J.B. (24), A.W. (53), I.M. (24), J.A. (31), B.T. (36), B.W. (16), serta sang pengemudi S.M. (58).
Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kerugian material akibat kecelakaan tunggal ini ditaksir mencapai Rp5.000.000. Unit Satuan Lalu Lintas Polres Mimika telah mengamankan barang bukti satu unit truk bermuatan kayu tersebut untuk proses penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) lebih lanjut.
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian mengimbau para pengendara—khususnya pengemudi angkutan barang—untuk senantiasa memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum beroperasi.
Kepolisian menekankan pentingnya beristirahat di tempat aman jika mengalami kelelahan atau kantuk guna mencegah terulangnya tragedi serupa di jalan raya. (*)
Editor : Weny Firmansyah