Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Polisi Sita 91 Liter Miras di Pelabuhan Poumako, Upaya Tekan Kriminalitas di Mimika

Wahyu Welerubun • Minggu, 19 April 2026 - 04:26 WIB
91,7 liter sopi yang diamankan aparat gabungan dalam razia di Pelabuhan Poumako saat kedatangan KM Tatamailau pada Sabtu (18/4/2026). (Ceposonline.com/ Istimewa).
91,7 liter sopi yang diamankan aparat gabungan dalam razia di Pelabuhan Poumako saat kedatangan KM Tatamailau pada Sabtu (18/4/2026). (Ceposonline.com/ Istimewa).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Aparat gabungan kembali menyita sedikitnya 91,7 liter minuman keras (miras) lokal jenis sopi yang diselundupkan melalui kapal penumpang KM Tatamailau di dermaga Pelabuhan Poumako pada Sabtu (18/4/2026). 

Operasi ini melibatkan kekuatan gabungan dari berbagai instansi, mulai dari Lanal Timika, Satpol PP Kabupaten Mimika, KPLP Syahbandar, hingga pegawai PT Pelni. 

Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Fits Gerald Marselino Nanlohy ini menyasar barang bawaan penumpang saat kapal bersandar di dermaga. 

Dalam pengawasan ketat yang dilaksanakan di dermaga, petugas lantas menyisir dek kapal dan area terminal untuk mengantisipasi masuknya barang ilegal dari rute Bitung dan Tual tersebut.

"Kegiatan ini merupakan langkah rutin untuk mencegah peredaran miras ilegal di wilayah Mimika, khususnya yang masuk melalui jalur laut," ujar Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam. 

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan puluhan liter sopi tak bertuan yang dikemas secara beragam. Detail barang bukti yang diamankan meliputi 121 kemasan plastik ukuran 600 ml, satu jeriken kapasitas 5 liter, serta beberapa botol ukuran besar dan kecil. Seluruh barang bukti kini telah disita di Mapolsek Poumako untuk dimusnahkan.

Kehadiran petugas juga dimaksudkan untuk mengawal aktivitas 826 penumpang yang turun dan 32 penumpang yang naik agar tetap tertib.

Iptu Hempy Ona menegaskan bahwa pengawasan ketat ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, konsumsi miras ilegal seringkali menjadi pemicu utama tindak kriminalitas di Mimika. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membawa atau mengedarkan miras ilegal demi kenyamanan bersama," tuturnya.

Sejauh ini, situasi di Pelabuhan Pomako pasca-razia dilaporkan tetap kondusif dan aktivitas pelayaran berjalan normal.(*)

Editor : Agung Trihandono
#KM Tatamailau #mimika #pelabuhan poumako