CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Provinsi Papua Selatan dalam pemantauan 24 jam terakhir tercatat sekitar 600 titik.
Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya yang sempat mencapai 900 titik.
Penurunan jumlah hotspot ini salah satunya dipengaruhi kondisi cuaca, menyusul mulai turunnya hujan dengan intensitas cukup lebat di sejumlah wilayah Papua Selatan bagian utara.
Prakirawan BMKG Merauke, Rivandy, menjelaskan bahwa hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Boven Digoel, Asmat, serta bagian utara Kabupaten Mappi pada 30-31 Oktober lalu.
Sementara itu, untuk Kabupaten Merauke, hujan baru mulai memasuki sebagian kecil wilayah, terutama di sekitar Distrik Muting.
"Untuk Merauke sendiri sementara baru masuk sedikit di wilayah Muting," kata Rivandy, ditemui Senin (2/11/2026).
Ia memperkirakan, wilayah Kota Merauke dan sekitarnya baru akan memasuki awal musim hujan pada Desember mendatang, tepatnya pada dasarian ketiga atau sekitar 21 Desember hingga akhir bulan.
Terkait mulai turunnya hujan di wilayah utara Papua Selatan, Rivandy menjelaskan bahwa salah satu faktor yang turut membantu adalah pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
Menurutnya, operasi modifikasi cuaca cukup membantu mempercepat pertumbuhan awan hujan sehingga berpotensi mempercepat terjadinya hujan di sejumlah wilayah.
Meski demikian, kondisi tersebut juga sejalan dengan prakiraan musim dari pihak Klimatologi Tanah Miring yang menyebutkan bahwa wilayah Papua Selatan bagian utara, khususnya Asmat, Mappi bagian utara dan Boven Digoel, memang mulai memasuki musim hujan pada awal November.
Dengan kondisi tersebut, diharapkan intensitas hujan di wilayah Papua Selatan dapat terus meningkat sehingga membantu menekan kemunculan titik panas serta mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sementara itu, masyarakat di Kabupaten Merauke diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan. Pasalnya, sebagian besar wilayah Merauke diperkirakan masih menunggu awal musim hujan hingga Desember mendatang.
(*)