135 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla

CEPOSONLINE.COM,NABIRE-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Douw Aturure Nabire mencatat sebanyak 135 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Papua Tengah dalam pemantauan 26 Agustus 2026 pukul 02.00 WIT hingga 27 Agustus 2026 pukul 02.00 WIT.
BMKG mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul kondisi El Nino yang berada pada kategori sangat kuat.
Berdasarkan laporan BMKG, dari 135 hotspot yang terpantau, sebanyak 11 titik berada pada tingkat kepercayaan rendah, 123 titik pada tingkat kepercayaan sedang, dan satu titik pada tingkat kepercayaan tinggi.
Sebaran hotspot terbanyak tercatat di Kabupaten Nabire sebanyak 48 titik, kemudian Paniai 41 titik, Intan Jaya 16 titik, Dogiyai 12 titik, Puncak Jaya 11 titik dan Deiyai tujuh titik. Sementara Kabupaten Mimika dan Puncak tidak terpantau adanya hotspot dalam periode tersebut.
BMKG menjelaskan, tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi tiga kategori. Tingkat kepercayaan rendah menunjukkan kemungkinan kecil adanya titik api dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.



