Amankan 9 Motor, Warga Merauke Diminta Cek ke Polres

Yulius Sulo • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 10:46 WIB
KBO Reskrim Polres Merauke Ipda Stevend Eka Dapo saat menunjukan 9 unit sepeda motor curian yang berhasil diamankan polisi dari sejumlah titik, Selasa (6/10/2026) 

(CEPOSONLINE.COM/SULO)
KBO Reskrim Polres Merauke Ipda Stevend Eka Dapo saat menunjukan 9 unit sepeda motor curian yang berhasil diamankan polisi dari sejumlah titik, Selasa (6/10/2026)  (CEPOSONLINE.COM/SULO) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Merauke melalui Unit Reaksi Cepat (URC) mengamankan sembilan unit sepeda motor berbagai merek yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk datang ke Polres Merauke dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan yang sah. Kasat Reskrim Polres Merauke melalui KBO Satreskrim Ipda Stevend Eka Dapo mengatakan, ini upaya kepolisian mengungkap kasus curanmor yang meresahkan masyarakat Merauke.

“Unit URC kami saat ini telah mengamankan sembilan unit motor dengan bermacam-macam merek dan saat ini telah diamankan di halaman Polres Merauke,” kata Ipda Stevend Eka Dapo, Selasa (6/0/2026).  Menurutnya, warga yang kendaraannya ditemukan dan ingin kasus pencurian tersebut diproses secara hukum juga dipersilakan membuat laporan polisi.

“Bilamana ingin memproses pelakunya, silakan membuat laporan polisi agar kami dapat menindaklanjuti proses hukum bagi para pelaku,” tegasnya.  “Motor-motor ini tersebar. Kebanyakan kita dapati di wilayah Sidomulyo, kemudian Tanah Miring. Ada juga yang dari Jalan Pendidikan, sama di wilayah Semangga. Saat ini sudah diamankan,” jelasnya.

Dari sembilan sepeda motor yang berhasil diamankan, polisi juga telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku. Mengenai kemungkinan sembilan sepeda motor tersebut berasal dari satu jaringan pencurian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

Polisi belum memastikan apakah para pelaku saling berkaitan atau melakukan aksinya secara sendiri-sendiri. “Untuk rangkaiannya masih kami dalami. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut setelah kami dalami atau selidiki lebih lanjut,” pungkas Ipda Stevend. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Merauke Ceposonline.com motor