Kebakaran Wanam Hanguskan Pasar, Perumahan dan Posramil, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar

Yulius Sulo • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 12:18 WIB
Musibah kebakaran yang menghaguskan ratusan bangunan di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Rabu (30/9/2026) (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Musibah kebakaran yang menghaguskan ratusan bangunan di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Rabu (30/9/2026) (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)  

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Kebakaran hebat melanda kompleks pasar, perumahan dan Posramil 1707-04/Kimaam di Kampung Wogikel, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (30/9/2026) pagi.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIT tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan ludes terbakar dan mengalami kerusakan berat. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengungkapkan, berdasarkan laporan awal yang diperoleh di lapangan, api diduga pertama kali muncul dari salah satu kios milik warga bernama Didi yang berada di belakang Posramil 1707-04/Kimaam. Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Sejumlah bangunan yang terbakar di antaranya satu unit Posramil 1707-04/Kimaam, sekitar lima unit warung makan, sekitar 15 unit kios sembako, Kantor Teras BRI, Kantor BPD, Kantor Pos Ilwayab, serta satu unit ruko Toko 5 dan Penginapan Kala Senja.

Selain bangunan tersebut, sejumlah rumah dan bangunan lainnya di kompleks pasar dan permukiman warga juga dilaporkan terdampak kebakaran.

Dalam musibah tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan. Sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan verifikasi.

Upaya pemadaman dilakukan masyarakat setempat bersama personel TNI/Polri dan personel Yonif TP 861/MK. Proses pemadaman dibantu dua unit kendaraan dinas pemadam serta tiga unit kendaraan tangki milik perusahaan.

 Kepala Distrik Ilwayab Christin Anggelin Rumlus mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 08.30 WIT. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIT.

“Untuk jumlahnya sementara dalam pendataan. Tapi jumlahnya bukan puluhan, tapi bisa sampai ratusan. Karena yang terbakar bukan hanya rumah warga, tapi kios gandeng rumah, termasuk penginapan-penginapan yang ada di sini,” kata Christin.

Ia menjelaskan, kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat merambat ke bangunan lainnya. Kondisi tersebut diperparah musim kemarau panjang dan hembusan angin kencang. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Merauke PAPUA SELATAN karhutla