PT BIA Perkenalkan Pengelolaan Sawit Berkelanjutan 

Yulius Sulo • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:22 WIB
PT BIA saat tampil pada pameran Pembangunan dan Potensi Kampung yang digelar di halaman Kantor Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Sabtu (1/8/2026).
(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 
PT BIA saat tampil pada pameran Pembangunan dan Potensi Kampung yang digelar di halaman Kantor Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Sabtu (1/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE— PT Bio Inti Agrindo (BIA) turut memperkenalkan praktik pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan dalam Pameran Pembangunan dan Potensi Kampung yang digelar di halaman Kantor Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Ulilin. Pameran diikuti 11 kampung se-Distrik Ulilin, PKK Distrik, serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pembukaan pameran dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Merauke, Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke, Ketua TP-PKK Kabupaten Merauke, Kepala DPMPTSP Kabupaten Merauke, pengurus PKK Kabupaten Merauke, unsur pimpinan distrik, aparat keamanan TNI-Polri, serta masyarakat setempat.

PT BIA hadir sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan potensi lokal sekaligus mendorong promosi berbagai produk unggulan masyarakat kampung.

Perusahaan dalam kegiatan tersebut diwakili General Manager Plantation PT BIA, Mad Soleh, bersama tim lintas departemen yang terlibat dalam penyelenggaraan stan pameran.

Melalui stan yang disiapkan, PT BIA memperkenalkan sejumlah produk hasil usaha masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Materi yang disampaikan mencakup proses pengolahan kelapa sawit, pengelolaan lingkungan, hingga berbagai upaya perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Dalam sesi penjelasan teknis, Dani Irfan memaparkan proses pengolahan produk berbahan dasar minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) hasil produksi PT BIA. Penjelasan mencakup tahapan pemrosesan awal hingga menghasilkan produk akhir yang siap dimanfaatkan.

Selain proses produksi, pengunjung juga mendapatkan informasi mengenai pengelolaan limbah hasil pengolahan kelapa sawit. Limbah tersebut, kata Dani, dimanfaatkan kembali melalui sistem land application sebagai pupuk dan tidak dialirkan ke sungai.

Kepala Distrik Ulilin, Junaidi, mengatakan pameran tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga bertujuan mendorong perputaran ekonomi masyarakat serta memperkenalkan berbagai potensi daerah di wilayah Ulilin.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana informasi bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai potensi dan aktivitas pembangunan yang berlangsung di wilayah distrik.

Partisipasi PT BIA dalam pameran tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas departemen, di antaranya Pabrik Kelapa Sawit (PKS), ECCDP, AST, Plantation, dan Planning.

Kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pembangunan daerah, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta memberikan informasi edukatif mengenai penerapan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Selain pameran dan presentasi edukatif dari para peserta, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan Lomba Menghias Tumpeng yang diikuti unsur TNI, Polri, pengurus PKK distrik dan kampung, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Distrik Ulilin.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, PT BIA berharap dapat terus berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, serta mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. (*)

Editor : Agung Trihandono
Merauke sawit