CEPOSONLINE.COM, MERAUKE– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan menggelar kegiatan Penguatan Sanggar Seni sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku seni.
Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan,Marthen Rummar di Merauke, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, sanggar seni memiliki peran penting sebagai wadah menjaga, mengembangkan, dan mewariskan kekayaan budaya kepada generasi muda.
Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa Tanah Papua memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dengan ratusan bahasa daerah yang menjadi identitas masyarakat adat.
"Keragaman bahasa menunjukkan betapa kayanya seni, adat istiadat, dan budaya yang kita miliki. Kekayaan ini merupakan warisan yang harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman," katanya.
Karena itu, peserta harus mampu menerapkan dalam pengembangan sanggar seni di daerah masing-masing.
Ia berharap, ke depan pemerintah tidak lagi mengalami kesulitan mencari kelompok seni untuk mengisi berbagai kegiatan resmi maupun menyambut tamu pemerintah, karena telah tersedia sanggar-sanggar seni yang aktif dan berkualitas di seluruh wilayah Papua Selatan.
"Jangan sampai kesenian yang ditampilkan justru mengabaikan budaya lokal. Yang harus kita angkat dan perkenalkan adalah seni dan budaya asli Papua Selatan sebagai identitas daerah," tegasnya.(*)
Editor : Abdel Gamel Naser