Penyelundupan 200 Amunisi di Jayapura Dibongkar

Karolus Daot • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 17:24 WIB
200 butir Aminusi digagalkan oleh Beacukai di Perairan Jayapura, Selasa (6/10/2026)(CEPOSONLINE.COM/KAREL)
200 butir Aminusi digagalkan oleh Beacukai di Perairan Jayapura, Selasa (6/10/2026)(CEPOSONLINE.COM/KAREL)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Tim patroli Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Jayapura berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal di kawasan perairan Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu ( 3/10/2026).

 

Dalam operasi patroli laut yang berlangsung dari Sabtu malam hingga Minggu dini hari tersebut, petugas mengamankan 200 butir amunisi kaliber 5,56 mm serta ratusan bungkus rokok ilegal tanpa pita cukai.

 

Kepala KPPBC TMP C Jayapura, Fungki Awaludin, menjelaskan bahwa penindakan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya perahu cepat (longboat) yang membawa muatan barang ilegal di wilayah perairan Jayapura.

 

Fungki saat konferensi pers, Selasa (6/10/2026) menjelaskan kronologi berawal kapal patroli Bea Cukai mendekati lokasi, para pelaku di atas perahu cepat sempat memberikan sinyal-sinyal tertentu. 

 

Namun, begitu menyadari keberadaan petugas, mereka langsung tancap gas sembari membuang tiga koli barang muatan ke laut untuk menghilangkan barang bukti.

 

Dari pengejaran ditemukan 34 slot atau 340 bungkus (6.800 batang) rokok ilegal tanpa pita cukai, serta 200 butir amunisi aktif kaliber 5,56 mm. 

 

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan pihaknya akan mencari tahu asal usul benda tersebut. 

 

"Kami berkomitmen untuk membongkar jaringan penyedia dan penerima guna menekan potensi aksi kekerasan di wilayah Papua," pungkasnya (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
bea dan cukai amunisi Ceposonline.com