Yang Biasa Mancing dan Foto-foto di Jembatan Yotefa Siap siap Diteriaki

Abdel Gamel Naser • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:38 WIB
Jembatan Yotefa difoto dari Pantai Diberi (Gamel Cepos)
Jembatan Yotefa difoto dari Pantai Diberi (Gamel Cepos)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura akhirnya merespon soal minimnya kamera pengawas atau CCTV di lokasi ring road maupun di Jembatan Yotefa.

Di Jembayan Yotefa sendiri sejatinya sudah ada CCTV namun kabarnya tak berfungsi karena ada alat yang rusak. Dan dari kecelakaan beberapa hari lalu dimana mobil Grand Max menabrak tembok di ujung ringroad sehingga memunculkan spekulasi dan publik menyingggung soal CCTV.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyampaikan bahwa CCTV di Jembatan Yotefa akan ditinjau kembali. Pemerintah JUGA telah mengalokasikan anggaran untuk menempatkan petugas yang secara khusus melakukan pemantauan di  arean jembatan.

Jadi siapa saja yang beraktifitas disini bisa terpantau. Tak hanya itu, petugas juga bisa memperingatkan langsung karena nantinya selain kamera ada juga speaker yang disiapkan.

Jembatan Yotefa diakui  jadi kawasan yang banyak dikunjungi. Aktifitas disini jika malam hari juga tinggi. Ada yang balapan motor, ada yang memancing dan ada juga yang menjual jasa memotret. Lokasi ini seharusnya steril dari parkiran kendaraan namun hingga mobil masih sering nongkrong di badan jembatan.

Begitu juga dengan jasa foto yang menggunakan trotoar sehingga mengganggu akses pejalan kaki. "Semua yang terlihat melanggar akan langsung ditegur," kata Rustan, Selasa (1/9/2026). "Jadi untuk tahun 2026 ini kita sudah alokasikan anggaran untuk menempatkan tim petugas. Mungkin paling tidak awal Oktober, karena sekarang masih dalam proses,” sambung Rustan. "Jadi jika ada yang melanggar, nanti akan diperingatkan lewat pengeras suara," tutupnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
cctv kota jayapura Jembatan merah