CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Tangis haru pecah di tengah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Mandala Jayapura, Senin (17/8/2026).
Helen Wamuar tak mampu membendung air matanya ketika menyaksikan putranya, Baco Sikky Merauje, siswa SMA Unggulan Taruna Cenderawasih, menjalankan tugas sebagai salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Papua.
Bagi Helen, guyuran hujan di Lapangan Mandala pada Senin pagi tidak mengurangi kebanggaan yang dirasakannya.
Justru, hujan menjadi bagian dari momen yang akan selalu dikenangnya ketika melihat putranya menjalankan tugas dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baco mendapat tugas sebagai penerima bendera dalam prosesi pengibaran Sang Merah Putih. Momen tersebut menjadi semakin emosional bagi Helen ketika hujan mengguyur Lapangan Mandala saat prosesi berlangsung.
Dari tribun utama, Helen menyaksikan putranya bersama anggota Paskibraka lainnya tetap menjalankan tugas meski diguyur hujan.
Ia hadir bersama anak dan anggota keluarga lainnya untuk memberikan dukungan secara langsung.
“Rasa terharu dan bangga anak saya bagian dari pengibar bendera, sangat bangga di waktu hujan tapi anak-anak tetap semangat, itu membuat orang tua sangat bangga,” kata Helen kepada Cenderawasih Pos, Senin (17/8/2026).
Helen mengaku dirinya bahkan sempat menangis ketika melihat Baco berdiri di tengah lapangan untuk menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih.
“Menangis karena bangga melihat anak saya berdiri di tengah lapangan untuk mengibarkan bendera Merah Putih,” ujarnya.
Bagi Helen, penampilan Baco di hadapan masyarakat Papua pada momen peringatan kemerdekaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri.
Ia melihat putranya mampu menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya dengan penuh semangat, meski kondisi cuaca kurang bersahabat.
Helen juga menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Paskibraka, khususnya kepada Baco, agar tetap mempertahankan semangat setelah menjalankan tugas sebagai pengibar bendera.
“Untuk semua pengibar bendera khususnya abang tetap semangat, karena banyak anak yang menginginkan di posisi abang saat ini, tapi abang sudah buktikan ke mama,” katanya.
Ia pun mengenang proses pendidikan yang selama ini diberikan kepada putranya.
Menurutnya, apa yang disaksikannya di Lapangan Mandala menjadi salah satu hasil dari pendidikan dan pembinaan yang telah dijalankan dalam keluarga.
“Selama ini mama mendidik abang (Baco) dengan baik dan hari ini mama lihat hasilnya, Baco bisa kibarkan bendera di 17 Agustus HUT ke-81 RI,” ucapnya.
Rasa haru dan bangga itu kemudian kembali ia ungkapkan secara langsung kepada putranya.
“Baco mama bangga sekali, Baco mama bahagia sekali dan mama bangga,” tutupnya. (*)
Editor : Agung Trihandono