Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kasus HIV-AIDS di Kota Jayapura Melonjak

Mustakim Ali • Jumat, 14 Februari 2025 | 14:50 WIB
Ilustrator. (CEPOSONLINE.COM/JAWAPOS)
Ilustrator. (CEPOSONLINE.COM/JAWAPOS)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kasus HIV-AIDS di Kota Jayapura ditahun 2024 melonjak naik.

Adapun Dinas Kesehatan Kota Jayapura mencatat sebanyak 1.278 kasus HIV-AIDS yang baru ditemukan sepanjang 2024 lalu.

Data ini terhitung selama periode bulan Januari- September tahun 2024.

Sementara itu jumlah tersebut melampaui jauh dari angka kasus pada periode tahun 2023 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, trend kasus HIV-AIDS tahun 2024 meningkat drastis.

"Ya, angka kasus HIV-AIDS tahun 2024 itu melonjak naik jika dibandingkan dua tahun sebelumnya,"ungkap Ni Nyoman Antari.

Dijelasnya, untuk tahun 2022, total kasus HIV ada 450 kasus dan AIDS itu ada 193 kasus dan totalnya ada 643 kasus.

Sementara di tahun 2023, kasus HIV jumlahnya 711 dan untuk AIDS ada 79 kdan total seluruhnya 790 kasus.

Sedangkan ditahun 2024, HIV ada 895 dan AIDS 383 dengan total 1.278 kasus.

Menurutnya, Dinkes Kota Jayapura ditahun 2024 menargetkan 25.300 test HIV, namun yang dicapai hanya 18.177 orang.

 "Jadi 1.278 ini merupakan kasus terbaru kita di tahun 2024, tentu ini merupakan satu hal yang harus menjadi perhatian semua pihak,"ujarnya.

Sementara untuk data Pekerja Seks Perempuan (PSP) Kota Jayapura tahun 2024 sebanyak 1.218 orang. 

Untuk lokasi transaksi berdasarkan distrik yang paling tinggi ada di Japsel, disusul Abepura, Jayapura Utara dan Heram. 

"Pekerja seks ini yang paling banyak adalah kategori PSP terselubung atau memiliki profesi lain sebanyak 74% sedangkan PSP murni 26%" pungkasnya.

Ni Nyoman mengakau, tingginya kasus HIV-AIDS salah satu faktornya adalah, keberadaan PSP terselubung yang susah dilacak untuk dilakukan sosialisasi maupun pemeriksaan rutin.

Namun yang menariknya, data PSP ini justru didominasi oleh Orang Asli Papua (OAP) sebanyak 58 % sedangkan non OAP hanya 42%. 

"Kalau PSP berdasarkan usia yang paling dominan itu usia produktif 25 -73 tahun sedangkan 26% lainnya umur 18-28 tahun,"pungkasnya. (*).

Data Kasus HIV-AIDS Tiga Tahun Terakhir di Kota Jayapura 

No Tahun HIV AIDS Jumlah

1. 2022 450 193 643

2. 2023 711 79 790

3. 2024 895 383 1.278

Sumber Dinas Kesehatan Kota Jayapura

 

 

 

 

 

Editor : Nurul HK
#papua #Ceposonline.com #dinas kesehatan #HIV / AIDs