Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luka di Rumah Sendiri, Harga Diri Persipura Masih Jadi Penantian

Y
Penulis: Yohanes Palen❯

Advertisement

Pemain Adhyaksa FC saat menenangkan Ruben Sanadi usai laga. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Pemain Adhyaksa FC saat menenangkan Ruben Sanadi usai laga. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Stadion Stadion Lukas Enembe yang selama ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Papua, Jumat (8/5/2026), berubah menjadi saksi kepedihan bagi Persipura Jayapura.

 

Advertisement

Di hadapan ribuan pendukung setianya, Mutiara Hitam harus menerima kenyataan pahit usai gagal mengamankan tiket promosi ke Liga 1.

 

Laga penentuan melawan Adhyaksa FC yang diharapkan menjadi panggung kebangkitan justru berakhir dengan luka mendalam. 

Advertisement

 

Harapan besar untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia harus tertunda, meninggalkan kesedihan yang begitu terasa di tribun Stadion Lukas Enembe.

 

Sejak peluit awal dibunyikan, Persipura tampil dengan semangat tinggi. 

 

Dukungan penuh dari suporter yang memadati stadion menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Rahmad Darmawan.

 

Namun tekanan besar untuk meraih kemenangan justru membuat permainan Mutiara Hitam tak berkembang maksimal.

 

Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat Persipura gagal memanfaatkan momentum. 

 

Di sisi lain, Adhyaksa FC tampil disiplin dan mampu memanfaatkan celah yang ada.

 

Kekalahan atau hasil yang tak sesuai harapan ini menjadi pukulan telak bagi Persipura, tim yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon sepak bola Indonesia. 

 

Bermain di rumah sendiri, dengan dukungan puluhan ribu suporter, harga diri yang ingin dipertahankan justru masih menjadi penantian panjang.

 

Tangis suporter pecah di akhir pertandingan. Banyak yang tak kuasa menahan kecewa, menyaksikan perjuangan tim kebanggaan Papua harus terhenti di ambang pintu Liga 1.

 

Meski demikian, perjuangan Persipura musim ini tetap patut diapresiasi. 

 

Mereka telah menunjukkan semangat juang hingga titik akhir. Namun sepak bola selalu menghadirkan kenyataan pahit kerja keras tak selalu berujung bahagia.

 

Kini Persipura harus kembali menata langkah. Mimpi untuk kembali ke Liga 1 memang belum terwujud, tetapi harapan itu belum mati. 

 

Sebab bagi Persipura dan masyarakat Papua, perjuangan menjaga harga diri tak pernah benar-benar selesai. (*).

Advertisement

Artikel Terkait

Adhyaksa FC Tetap Bermain di Championsip

Adhyaksa FC Tetap Bermain di Championsip

Adhyaksa FC kini kembali hadir di kompetisi Liga 2 Championship 2026/2027. 

Ternyata Ini Pemilik Adhyaksa FC dan Julukannya Hingga Sukses Gagalkan Persipura Promosi Liga 1

Ternyata Ini Pemilik Adhyaksa FC dan Julukannya Hingga Sukses Gagalkan Persipura Promosi Liga 1

Tim Adhyaksa FC menjadi sorotan publik sepak bola nasional usai sukses mengalahkan Persipura Jayapura dan memastikan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

PSSI Akhirnya Buka Suara Soal Kerusuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC

PSSI Akhirnya Buka Suara Soal Kerusuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia  (PSSI) akhirnya buka suara terkait kerusuhan yang terjadi usai laga perebutan tiket promosi Liga 1 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer