Ceposonline.com, JAYAPURA-Toko Niaga Jayapura, yang terletak di jalan Raya Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, ludes terbakar, Rabu (25/9/2024)
Pristiwa yang menghanguskan 5 unit ruko itu, terjadi sekitar pukul 13.30 WIT.
Menurut keterangan saksi, Ardiansah (42), prisitwa itu bermula pada pukul 13. 30 WIT. Api pertama kali muncul dari gudang kertas yang ada di lantai dua, salah satu petak dari toko tersebut.
Melihat itu Rental Mobil itu kemudian melapor ke Karyawan toko, yang sedang bekerja di lantai satu.
"Saya melihat gepulan asap muncul di ruko yang sebelahan dengan bank BRI, lalu saya datang lapor ke karyawan," ujarnya.
Ardiansyah tidak mengetahui penyebab dari kejadian tersebut, namun dirinya memastikan bermula adanya gepulan asap yang keluar dari lantai dua pada salah satu petak Toko Niaga.
"Tidak tau penyebabnya apa, karena saat kejadian saya sedang duduk di depan Hotel Matos," jelasnya.
Di tempat yang sama Elian (29), Admin Toko Niaga, mengatakan saat kejadian seluruh karyawan sedang bekerja di bagian lantai satu, sehingga merrka tidak mengetahui awal mula daei pristiwa tersebut.
"Kebetulan saat kejadian tidak ada orang di gudang, sehingga kami tidak tau kejadian awalnya seperti apa," ujarnya.
Lebih lanjut dari 5 petak ruko, 3 diantaranya gudang ATK, dan 2 lainnya tempat jualan ATK.
"Jadi dilantai dua itu 3 petaknya gudang ATK, dua lainnya tempat juapan mesin fotokopi dan alat berat lainnya," jelasnya.
Pristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa, seluruh karyawan maupun pemilik toko berhasil menyelamatkan diri.
"Ada 15 karyawan termasuk bos, semuanya selamat," ungkapnya.
Kadis Damkar Kota Jayapura, Richard Suebu mengatakan penanganannya cukup terhambat, hal itu disebabkan karena pristiwa tersebut bersamaan dengan kebakaran rumah di Uncen bawah.
"Kami agak terlambat datang karena di Uncen juga kebakaran rumah," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya tetap menurunkan water canon, dibantu AWC milik Brimob, Angkatan Laut, dan mobil tangki milik PADM dan PUPR Kota Jayapura.
"Total ada 7 unit water canon, dibantu AWC Brimob, AL, PAM 1 unit, dan PUPR," Jelasnya.
Pihaknya belum mengetahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut namun diduga disebabkan karena korsleting listrik. "Dugaan sementaranya karena korslteling kabel listrik," jelasnya.
Meski kebakaran itu hanya menimpah bagian lantai dua dari toko tersebut, namun proses pemadamannya cukup memakan waktu.
"Proses pemadamannya hampir 3 jam, karena toko ini juapan ATK, sehingga Api dengan cepat menyebar ke petak lainnya," bebernya. (*)
Editor : Lucky Ireeuw