CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Palang Kantor Wali Kota Jayapura akhirnya dibuka.
Palang dibuka pada pukul 17.00 WIT, Kamis (27/6/2024) sore.
Namun, palang dibuka usai dialog terjadi antara masyarakat Port Numbay yang melakukan pemalangan, Sekda Kota Jayapura, Frans Pekey, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Robby Kepas Awi.
Mewakili Pemkot Jayapura, Frans Pekey dan Robby Awi meminta pengertian massa agar membuka palang karena ingin menghadiri sidang di DPRD Kota Jayapura.
Berdasarkan pantauan Ceposonline.com di lapangan, sempat terjadi perselisihan dalam dialog yang dilakukan di Gapura Kantor Wali Kota Jayapura.
Namun, akhirnya palang pun dibuka agar jajaran Pemkot Jayapura bisa pergi menghadiri sidang di kantor DPR.
Meskipun demikian, usai rombongan jajaran Pemkot Jayapura lewat, palang kembali dilakukan.
Diketahui, aksi pemalangan terjadi di Kantor Wali Kota Jayapura, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (27/6/2024).
Hal ini merupakan buntut kekecewaan terkait hasil 820 honorer yang telah diumumkan lolos verifikasi dan validasi (verval).
Kata Frans Pekey, setelah diverifikasi kembali datanya itu hanya tinggal 820 orang.
Ada yang tidak diketahui keberadaannya, ada yang mengundurkan diri dan juga mungkin ada yang pindah dan lain sebagainya.
Untuk itu kata Frans Pekey, bagi mereka yang belum terkafer namanya dalam pengumuman pengangkatan honorer saat ini agar bersabar.
Pasalnya pihaknya sudah upayakan untuk mereka semua diakomodir melalui kuota 2000 orang yang sudah disetujui Kemenpan RB.
"Saya sudah sampaikan saat masih menjabat sebagai Pj Wali Kota Jayapura bahwa Pemerintah Kota Jayapura sudah mendapatkan 2.000 formasi berdasarkan database yang Pemerintah Kota Jayapura kirim ke Kemenpan RB dan BKN tahun 2022,"terangnya.
Oleh karena itu bagi mereka yang belum keluar namanya, pastilah bahwa mereka akan diangkat dalam formasi 2000 itu.
Frans Pekey kini meminta kepada seluruh tenaga honorer Pemerintah Kota Jayapura di unit kerja mana saja tetap tenang bekerja.
Sudah pasti nanti pada waktunya mereka akan diangkat juga, karena saat ini prosesnya sedang menyelesaikan nama jabatan dan rincian jabatan di 2000 formasi itu.
Sehingga kalau itu sudah dikerjakan, sesuai apa yang diminta oleh Menpan dan BKN, mudah-mudahan dalam bulan Juli 2024 nanti pihaknya akan juga proses yang 2000 ini.
"Ya, tentunya di dalamnya adalah teman-teman yang hari ini namanya tidak ada, tapi yang penting mereka sudah ada dalam database yang sudah disampaikan, maka sudah pastilah bahwa akan kita proses administrasi sampai kepada pengangkatannya sesuai aturan yang berlaku,"terangnya. (*)
Editor : Gratianus Silas