CEPOSONLINE.COM, KEEROM – Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Keerom, Laurens Borotian, resmi mengembalikan kendaraan dinas yang selama ini digunakannya di Halaman kantor buoati Keerom, Senin (20/7) sekitar pukul 06.00 WIT.
Penyerahan diterima langsung Plt Kabid Aset, Ruben Maay.
Laurens menjelaskan, kendaraan tersebut telah digunakan sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Distrik, kemudian saat dipercaya menjadi Sekretaris Satpol PP sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP.
Meski pada tahun 2024 ia tidak lagi menjabat sebagai Kasat Pol PP, dirinya tetap menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP secara definitif hingga saat ini.
Menurutnya, pengembalian kendaraan dinas dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan, prosedur, dan arahan pimpinan.
"Saya sebagai ASN dan bawahan wajib mematuhi kebijakan pimpinan. Karena itu saya mengembalikan kendaraan dinas ini dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Laurens ke Ceposonline.com via seluler.
Laurens juga menyoroti belum adanya aturan teknis di Kabupaten Keerom terkait pengelolaan kendaraan dinas.
Menurutnya, meski telah ada Permendagri Nomor 7 Tahun 2024 sebagai perubahan atas Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, pemerintah daerah masih perlu menetapkan aturan turunan, seperti Peraturan Bupati atau Surat Keputusan Bupati mengenai pengelolaan aset daerah.
"Di Kabupaten Keerom sampai saat ini belum ada aturan turunannya. Yang berjalan masih sebatas kebijakan dan petunjuk pimpinan," katanya.
Meski demikian, Laurens menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Keerom yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban berbagai jabatan.
"Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Keerom atas kepercayaan yang diberikan. Selama menjalankan tugas tentu saya memiliki kekurangan sebagai manusia biasa," ungkapnya.
Laurens mengaku hingga kini masih menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP definitif. Namun, menurutnya, kewenangan yang melekat pada jabatan tersebut belum sepenuhnya diberikan.
Ia berharap ke depan tata kelola birokrasi di Kabupaten Keerom dapat semakin baik dan menjadi pembelajaran bagi seluruh aparatur sipil negara.
"Saya berharap birokrasi pemerintahan Kabupaten Keerom ke depan semakin baik. Ini menjadi pembelajaran bagi semua ASN agar tata kelola pemerintahan berjalan lebih profesional dan memberikan ruang bagi ASN untuk berkembang," tutupnya.(*)
Editor : Abdel Gamel Naser