Kepala Dinas PUPR Keerom Yunus R Gedi saat mengunjungi lokasi pembangunan jalan Kampung Yabanda yang dibangun menuju tugu batas RI -PNG di Kabupaten Keerom.( foto : Noel/Cepos)
KEEROM- Untuk menjawab keluhan masyarakat di wilayah pembangunan tiga di Distrik Senggi, Waris, terkait jalan lingkungan di setiap kampung dan distrik, maka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan akan melakukan pembagian pekerjaan.
Kepala Dinas PUPR Keerom, Yunus Rudi Gedi mengatakan bahwa hal ini dilakukan guna menghindari terjadinya tumpang tindih dalam pembangunan di kampung dan distrik. "Masalah jalan lingkungan di kampung kampung kita bagi tugas dengan dinas perumahan, karena mereka yang menangani di dalam dan kita yang menangani jalan tingkat kabupaten," ungkapnya kepada Cenderawasih Pos di Keerom, Selasa (15/1).
Menurutnya, apa yang telah diusulkan masyarakat terkait jalan lingkungan di wilayah tiga, itu akan menjadi perhatian pemda namun, akan dikerjakan secara bertahap. "Kita tidak mengangarkan karena berbenturan nanti, karena Bapgeda mengusulkan seperti itu," ujar Ruddi.
Untuk jalan ke Disrtik Towe dan Yabanda Tugu batas RI -PNG baru dikerjakan oleh PUPR, sementara yang menghubungkan dari satu kampung ke kampung lain itu tangungjawab Dinas Perumahan sesuai pembagiannya. (oel/tri)
Editor : Administrator