CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengeluarkan kebijakan tegas bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024.
Ia melarang para ASN baru tersebut untuk mengajukan pinjaman atau kredit ke bank sebelum masa pengabdian mereka mencapai dua tahun.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gusbager saat membuka kegiatan Latihan Dasar (Latsar) yang diikuti oleh 471 CPNS di Gedung Olahraga (GOR) Girgura Kensuwri, Arso, Selasa (27/10/2026).
Menurut Bupati Gusbager, kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengamatannya, masalah terbesar yang kerap menurunkan tingkat kehadiran ASN di kantor adalah persoalan gaji yang telanjur habis terpotong cicilan bank.
“ASN baru kita larang untuk kredit di bank, nanti sampai dua tahun baru bisa. Nanti bikin pernyataan di Latsar ini tidak kredit selama dua tahun. Sejak diangkat PNS dua tahun baru boleh ambil kredit,” tegas Bupati Gusbager di hadapan ratusan peserta Latsar.
Ia blak-blakan mengungkapkan lilitan utang di awal masa kerja sering kali memicu keengganan pegawai untuk masuk kantor.
“Saya kasih tahu, apa alasannya. Masalah terbesar kehadiran ASN, karena gaji sudah dipotong bank sehingga beranggapan ngapain ke kantor lagi,” ujarnya.
Bupati dua periode itu juga menekankan aturan ini juga bertujuan agar para pegawai baru dapat fokus membangun fondasi karier dan memaksimalkan potensi diri tanpa terbebani masalah finansial di awal kepangkatan.
“Dan saya tegaskan tidak ada ASN yang terikat kredit di bank sebelum dua tahun. Kenapa? Untuk memacu mereka mengeksplorasi dirinya selama PNS di awal ini, jangan dikotori dengan hal-hal yang bisa menghambat kemajuan karier mereka,” tegasnya.
Larangan ini bersifat sementara. Pemerintah daerah akan membuka pintu kembali bagi para pegawai yang ingin mengakses layanan perbankan setelah masa dua tahun terlewati.
“Setelah dua tahun baru kami akan mempertimbangkan memberikan izin untuk melakukan perikatan dengan bank manapun,” kata Piter.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga mengingatkan pihak perbankan agar tidak melayani pengajuan kredit dari para ASN baru dari formasi 2024 ini sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
“Ini menjadi perhatian kepada bank, untuk formasi ini sebelum dua tahun mereka diangkat, tidak ada keterikatan apapun dengan bank manapun,” pungkasnya. (*).
Editor : Abdel Gamel Naser