Masyarakat Menunggu Keputusan Presiden untuk Eksekusi PLBN Waris

Erianto Pasae • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 17:22 WIB
Tampak gerbang PLBN di Kampung Pund, Distrik Waris beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Tampak gerbang PLBN di Kampung Pund, Distrik Waris beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom menyatakan kesiapan penuh terkait rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kampung Pund, Distrik Waris.

Seluruh dokumen tata ruang, lahan, dan fasilitas pendukung telah selesai disiapkan. Saat ini, eksekusi pembangunan infrastruktur perbatasan tersebut tinggal menunggu keputusan akhir dari Presiden Republik Indonesia.

Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP. Ia mengatakan bahwa koordinasi antarpihak pemerintah Indonesia dengan Papua Nugini telah berjalan dan verifikasi lapangan terus dilakukan.

"Beberapa hari lalu, tim dari Papua Nugini (PNG) bersama perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten telah datang melakukan verifikasi langsung di lapangan. Semua dokumen serta kesiapan dukungan dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan masyarakat adat sudah lengkap. Saat ini kami sedang menunggu keputusan dari Bapak Presiden," ungkap Bupati Gusbager, Sabtu (18/7/2026).

Bupati Gusbager menekankan Kabupaten Keerom sebagai salah satu gerbang utama di wilayah timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sangat strategis. Ia berharap pemerintah pusat segera merespons kesiapan daerah dengan mempercepat proses dimulainya pembangunan.

Faktor demografis juga menjadi alasan utama pentingnya PLBN ini. Masyarakat adat di Distrik Waris (wilayah Indonesia) dan masyarakat di wilayah perbatasan Papua Nugini merupakan satu kesatuan masyarakat adat, yaitu Suku Walsa.

"Jika Bapak Presiden mendengar aspirasi kami dan mempercepat pembangunan PLBN, kami dan masyarakat akan sangat berterima kasih. Ini merupakan penantian yang sangat panjang bagi masyarakat di Waris," tegasnya.

Terkait persiapan teknis di lapangan, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyelesaikan seluruh kebutuhan dasar konstruksi dan operasional. Bupati dua periode itu merinci bahwa lahan, usulan persiapan jalan, perumahan, hingga fasilitas pendukung lainnya telah disiapkan secara matang oleh pemerintah daerah.

Dari aspek legalitas dan tata ruang, tidak ada lagi kendala yang menghambat pembangunan PLBN Waris. Perencanaan tata ruang di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional telah tersinkronisasi dengan baik.

"PLBN Waris sudah siap. Dari aspek perencanaan tata ruang dan rujukan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) semuanya sudah selesai. Saat ini, kita tinggal masuk ke tahap strategi dan eksekusi saja. Semoga ini bisa didengar oleh Bapak Presiden,” tutup Bupati Gusbager. (*)

Editor : Agung Trihandono
Ceposonline.com plbn KEEROM