Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Bupati Keerom Minta Percepat Penyerapan dan Program Tepat Sasaran

Erianto Pasae • Rabu, 8 Juli 2026 | 15:57 WIB
 Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama Wakil Bupati, Daud dan Plt Sekda Keerom, Linus Pasarrang saat berfoto bersama dalam monitoring meja di Kantor Bappeda Kabupaten Keerom pada Selasa (7/7/2026). (Ceposonline.Com/Erianto).
 Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama Wakil Bupati, Daud dan Plt Sekda Keerom, Linus Pasarrang saat berfoto bersama dalam monitoring meja di Kantor Bappeda Kabupaten Keerom pada Selasa (7/7/2026). (Ceposonline.Com/Erianto).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, membuka secara resmi kegiatan Monitoring Meja dalam rangka evaluasi perencanaan dan capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Keerom pada Selasa (7/7/2026).

Rapat evaluasi ini sebagai langkah tegas Pemerintah Kabupaten Keerom untuk memeriksa secara langsung progres serapan anggaran dan realisasi fisik seluruh program kerja yang berjalan hingga pertengahan tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Gusbager menegaskan kegiatan ini sangat strategis karena Kabupaten Keerom telah melewati paruh pertama Tahun Anggaran 2026. Ia meminta seluruh jajaran OPD tidak menganggap agenda ini sebagai formalitas semata.

“Pengendalian oleh Bapperida meliputi pemantauan, supervisi, dan tindak lanjut penyimpanan terhadap pencapaian tujuan agar program dan kegiatan sesuai dengan kebijakan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Melalui forum monitoring meja ini, Pemkab Keerom membedah dan melihat sejauh mana progres capaian program, kegiatan, penyerapan anggaran, serta realisasi fisik yang telah direncanakan sebelumnya.

“Kita harus memastikan bahwa APBD yang dikelola benar-benar memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Keerom,” ujarnya.

Untuk mengoptimalkan kinerja di sisa tahun anggaran berjalan, Bupati Gusbager memberikan beberapa penekanan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh Kepala OPD dan jajarannya.

Bupati dua periode itu meminta seluruh instansi melihat capaian kinerja secara objektif, sesuai dengan rencana, tujuan, dan kemampuan eksekusi. Jika ditemukan kendala, OPD diwajibkan untuk segera mengidentifikasi akar masalah guna menemukan solusi bersama.

“Saya minta kepada seluruh Kepala OPD memaparkan capaian realisasi fisik dan keuangan secara jujur. Segera lakukan akselerasi jika ada program yang serapannya masih di bawah target,” tegasnya.

Kata Bupati Keerom, Berdasarkan laporan yang diterima Bapperida hingga Juni 2026, daya serap anggaran Kabupaten Keerom masih berada dalam kategori rendah. Realisasi keuangan baru mencapai 14,41%, sedangkan realisasi fisik berada di angka 16,93%.

“Kita harus bekerja efektif. Pastikan setiap program kerja berjalan sesuai dengan timeline yang telah ditentukan. Jangan menumpuk pekerjaan di akhir tahun anggaran,” ujarnya.

Ia juga menyoroti program Percepatan Penurunan Stunting sebagai salah satu prioritas nasional yang wajib sukses di Kabupaten Keerom.

“Saya tegaskan kepada OPD terkait, pastikan anggaran stunting tepat sasaran dan langsung menyentuh keluarga berisiko. Sinergikan gerakan ini hingga ke tingkat kampung,” tambahnya.

Bupati Keerom juga menginstruksikan agar seluruh paket pekerjaan fisik, seperti pembangunan jalan, jembatan, sarana pendidikan, dan fasilitas kesehatan dipastikan berjalan sesuai dengan jadwal kontrak.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga mengimbau agar kerja sama antar OPD ditingkatkan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang cepat dan transparan. Ego sektoral tidak boleh menjadi penghambat jalannya pembangunan.

“Setiap perangkat daerah harus saling mendukung dan berkoordinasi dengan baik agar akselerasi pembangunan di Kabupaten Keerom dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (*).

Editor : Lucky Ireeuw
#Ceposonline.com #KEEROM