Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pemkab Keerom dan BBPJN Papua Siapkan Dua Tahap Perbaikan Jalan Kalimo

Erianto Pasae • Kamis, 23 April 2026 | 09:33 WIB
Bupati Keerom, Piter Gusbager usai melakukan rapat teknis bersama BBPJN Papua-Papua Pegunangan dan BWS Papua di Kantor Bupati Keerom, Selasa (21/4/2026) malam. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager usai melakukan rapat teknis bersama BBPJN Papua-Papua Pegunangan dan BWS Papua di Kantor Bupati Keerom, Selasa (21/4/2026) malam. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM,KEEROM-Pemerintah Kabupaten Keerom bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan telah menyiapkan strategi percepatan perbaikan ruas Jalan Trans Papua yang terputus di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi teknis yang melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua pada Selasa (21/4/2026) malam, penanganan akan dibagi menjadi dua tahap utama, yakni pemulihan fungsional jangka pendek dan pembangunan trase jalan baru untuk jangka panjang yang dilaksanakan oleh BBPJN Papua-Papua Pegunungan.

Kondisi jalan di ruas Kalimo-Waris-Senggi saat ini mengalami kerusakan setelah amblesan tanah yang menyebabkan ruas jalan terputus sehingga membuat transportasi darat terhenti total sejak Sabtu (18/4/2026).

Bupati Keerom, Piter Gusbager mengatakan, penyelesaian masalah ini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja karena menyangkut wewenang yang berbeda-beda.

Dalam rapat koordinasi tersebut, BBPJN bertanggung jawab atas teknis pembangunan jalan, sementara BWS fokus pada pengaturan aliran air di sekitar lokasi guna mencegah kerusakan susulan.

“Kami memiliki kewenangan dengan wilayah dan masyarakat sehingga ini harus dilakukan”

“Saya mengapresiasi Balai Jalan Nasional yang terus memperhatikan jalan nasional di wilayah Keerom, juga Balai Wilayah Sungai yang terus memperhatikan Kabupaten Keerom selama beberapa tahun terakhir ini membantu mencegah dan mengatur air di wilayah Keerom,” ungkap Gusbager.

Pemkab Keerom sendiri berperan sebagai fasilitator wilayah, memastikan koordinasi dengan masyarakat pemilik hak ulayat dan menjamin keamanan selama proses pengerjaan berlangsung.

“Perlu diketahui oleh masyarakat, semua proses penanganan jalan ini sedang kita kerjakan. Untuk itu mohon kesabaran masyarakat Keerom, masyarakat luas yang melintasi menggunakan jalan-jalan dalam wilayah Keerom,” ujarnya.

“Masyarakat khususnya Waris dan pelintas jalan di wilayah ini untuk mendukung seluruh rencana ini sehingga jalan ini terkonek lagi kembali,” sambungnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menuturkan, solusi bagi warga di Distrik Senggi dan sebaliknya yang terisolasi akibat putusnya jalan di Kalimo, Pemerintah Kabupaten Keerom akan segera mengaktifkan jalur alternatif. 

“selain mempersiapkan fungsional ini, perlu saya tambahkan adalah ruas jalan Warlef-Yabanda akan kita segera beresin untuk alternatif warga Senggi bisa melewati Warlef-Yabanda juga sebaliknya ya,” pungkasnya.

Sementara Kepala BBPJN Papua - Papua Pegunungan, Denny Firmansyah menjelaskan, prioritas utama mereka saat ini membuka akses agar kendaraan bisa melintas kembali dalam waktu dekat. 

BBPJN Papua-Papua Pegunungan akan melakukan fungsional sebagai langkah jangka pendek. Dan membangun trase baru.

 Denny menjelaskan, jalur jalan yang ada saat ini di Kalimo memiliki kendala geografis yang sangat berat. Struktur tanah yang labil membuat area tersebut berisiko tinggi mengalami longsor berulang. Oleh karena itu, dibutuhkan pembangunan trase baru.

“Pembangunan trase baru ini memerlukan waktu yang jauh lebih lama, diperkirakan sekitar 5 hingga 6 bulan. Karena harus melalui proses perencanaan teknis yang mendalam, kontrak kerja baru, dan persetujuan dari pemerintah pusat terkait penggunaan anggaran negara,” ungkapnya.

“Sementara untuk proses fungsionalnya kita butuh waktu sekira 2 minggu. Karena memang masih cukup banyak lahan yang harus kita buka, belum lagi kita ada beberapa proteksi mungkin yang harus kita persiapkan agar jalan yang ada nanti, yang fungsional, tidak longsor kembali,” tutupnya. (*).

Editor : Elfira Halifa
#Ceposonline.com #KEEROM #Piter Gusbager