CEPOSONLINE.COM, SENTANI- Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan menegaskan pihaknya tidak akan mengizinkan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk melakukan aksinya pada Sabtu (15/8/2026) hari ini.
Oleh sebab itu polisi tidak akan membiarkan langkah-langkah yang akan dilakukan yakni dengan menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Helan mengatakan, personel Polres Jayapura telah ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kita tetap tidak memperbolehkan adanya aksi demo karena dapat mengganggu kepentingan umum, menyebabkan kemacetan, bahkan berpotensi menimbulkan kerusuhan. Karena itu, kita sudah melakukan antisipasi,” ungkap Helan, Kamis (14/8/2026).
Ia menjelaskan, langkah kepolisian tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Jayapura tetap kondusif.
Sebelumnya, pada Kamis (13/8/2026), polisi membubarkan kelompok KNPB Wilayah Sentani yang membagikan selebaran di kawasan Pos 7. Pembubaran dilakukan karena kegiatan tersebut dinilai mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan keresahan masyarakat.
“Kalau pada Sabtu masih dilakukan aksi, tentu akan kami lakukan pembubaran,” tegasnya.
Menurut Helan, polisi akan mengedepankan tindakan preventif dalam menghadapi setiap kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Hal itu dilakukan agar aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan, tidak terganggu.
Di sisi lain, Helan menegaskan, Polres Jayapura bersama TNI telah menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, pelaksanaannya harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku serta tetap menghormati kepentingan masyarakat lainnya. (*)