CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA — Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Senin (21/9/2020).
Sidak tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti informasi mengenai dugaan penyalahgunaan beras bantuan yang diduga dijual oleh oknum tertentu.
Dugaan tersebut memicu aksi pemalangan oleh warga di Kantor Kelurahan Yobe. Akibatnya, aktivitas pelayanan pemerintahan di kantor kelurahan sempat terhenti karena dipalang.
Setibanya di lokasi, Abisai Rollo meminta penjelasan dari warga, termasuk masyarakat yang menangkap para terduga pelaku.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pergantian lurah dan staf yang diduga terlibat, serta evaluasi terhadap kinerja RT/RW yang dinilai belum maksimal.
Menanggapi tuntutan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa persoalan yang terjadi di Kelurahan Yobe akan menjadi evaluasi besar bagi Pemerintah Kota Jayapura.
Evaluasi itu dilakukan untuk memastikan pelayanan pemerintahan dan kinerja aparatur di tingkat kelurahan berjalan secara maksimal.
Abisai juga memastikan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pergantian lurah dan staf yang diduga terlibat dalam persoalan tersebut.
“Kejadian ini menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kota Jayapura. Kita akan melakukan pembenahan, termasuk mengevaluasi lurah, staf, serta RT/RW yang tidak menjalankan tugas secara maksimal,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota meminta masyarakat membuka kembali pemalangan agar pelayanan kepada warga dapat berjalan normal.
Atas permintaan tersebut, warga akhirnya membuka pemalangan dan aktivitas di Kantor Kelurahan Yobe kembali berjalan sambil menunggu penunjukan kepala kelurahan yang baru.
Sementara itu, terkait proses hukum, enam orang yang diduga sebagai pelaku saat ini masih ditahan di Polsek Abepura.
Wali Kota kemudian meminta pendapat masyarakat mengenai proses hukum terhadap para terduga pelaku.
Secara kompak, warga menyatakan bersedia mengampuni perbuatan tersebut dengan syarat para pelaku membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Namun, terkait kemungkinan pencabutan laporan polisi, hingga kini belum ada keputusan final dan masih menunggu proses lebih lanjut.
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pelayanan pemerintahan di Kelurahan Yobe akan kembali berjalan normal.
Selain pergantian lurah dan staf yang diduga terlibat, kinerja RT/RW juga akan menjadi bagian dari evaluasi pemerintah.(*)
Editor : Agung Trihandono