Rustan Saru Dorong PDAM Papua Tingkatkan Tata Kelola Hadapi Berbagai Tantangan Pelayanan Air Bersih

Mustakim Ali • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:07 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat memberikan keterangan pers kepada awak media.(CEPOSONLINE.COM/Takim)
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat memberikan keterangan pers kepada awak media.(CEPOSONLINE.COM/Takim)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengapresiasi kehadiran jajaran Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Pusat yang menggelar Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPAMDA) PD PERPAMSI Tanah Papua Tahun 2026.  

 

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Entrop, Sabtu (1/8/2026), tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), tata kelola, serta profesionalisme perusahaan air minum daerah di Tanah Papua.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PERPAMSI Pusat, Bapak Teddy beserta rombongan yang datang dari Jakarta ke Tanah Papua, khususnya Kota Jayapura, untuk memberikan bimbingan, pelatihan, dan sertifikasi kepada para petugas perusahaan air minum daerah se-Papua Raya," ujar Rustan.

 

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dikelola secara profesional agar pelayanan semakin baik, cakupan layanan semakin luas, sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Namun demikian, Rustan mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi perusahaan air minum di Papua. Persoalan tersebut mulai dari tunggakan pelanggan, kehilangan air akibat kebocoran jaringan maupun pencurian, hingga persoalan hak ulayat di kawasan sumber mata air yang kerap menghambat pengelolaan.

 

Selain itu, kerusakan lingkungan akibat penebangan pohon dan erosi juga menjadi ancaman terhadap keberlanjutan sumber air baku yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

 

Rustan menambahkan, sebagian besar sistem penyediaan air minum di Papua masih mengandalkan sistem gravitasi, sehingga kualitas maupun debit air sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

 

"Saat hujan air menjadi keruh, saat kemarau debit air berkurang. Ke depan kita harus berbenah menuju sistem pengolahan air yang lebih modern melalui proses filtrasi dan penyaringan sehingga masyarakat mendapatkan air bersih yang layak," tegasnya.

 

Ia berharap seluruh peserta MAPAMDA PD PERPAMSI Tanah Papua Tahun 2026 dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi dan memperkuat tata kelola perusahaan, sehingga mampu menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih optimal bagi masyarakat.

 

"Kalau perusahaan daerah air minum sehat, maka pelayanannya akan semakin baik, produktivitas meningkat, dan pada akhirnya mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekaligus menjadi sumber kontribusi bagi pendapatan daerah," pungkasnya.(*)

Editor : Agung Trihandono
Ceposonline.com kota jayapura rustan saru