Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Abisai Rollo: Kopdes Harus Menjadi Motor Penggerak Utama Ekonomi Akar Rumput

Yohanes Palen • Selasa, 26 Mei 2026 | 05:12 WIB
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama Wakil Wali Kota, Rustan Saru saat melihat langsung fasilitas Koperasi Merah Putih Kampung Koya Tengah usai peresmian, Senin (25/5/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama Wakil Wali Kota, Rustan Saru saat melihat langsung fasilitas Koperasi Merah Putih Kampung Koya Tengah usai peresmian, Senin (25/5/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih harus menjadi motor penggerak utama ekonomi masyarakat dari tingkat kampung dan kelurahan.

Hal ini disampaikan Abisai Rollo saat meresmikan Koperasi Merah Putih di Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (25/5/2026).

Kata Abisai Rollo bahwa, pembentukan Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Adapun program tersebut menjadi tonggak penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat akar rumput.

“Pada prinsipnya kita Pemerintah Kota Jayapura siap menyukseskan pembentukan Koperasi Merah Putih di Kota Jayapura sesuai yang menjadi harapan dari Presiden Prabowo,”tegas pria yang biasa disapa ABR ini.

Ia mengatakan koperasi bukan sekadar pembangunan fasilitas atau gedung semata, melainkan instrumen penting untuk pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kopdes harus menjadi motor penggerak utama ekonomi akar rumput. Ini program nasional yang harus dijalankan semua daerah di Indonesia, termasuk di Kota Jayapura,”ujar politisi Golkar ini.

ABR mengungkapkan, khusus di Kota Jayapura akan dibangun sebanyak 39 Koperasi Merah Putih yang tersebar di 25 kelurahan dan 14 kampung.

“Sebagiannya sudah mulai beroperasi dan lainnya masih dalam tahap pembangunan fasilitasnya,”katanya.

Ia menjelaskan seluruh proses administrasi, mulai dari pengurusan badan hukum hingga pembentukan pengurus koperasi, telah ditangani pemerintah melalui dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop).

Selain itu, Abisai juga mengingatkan agar pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional, transparan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

“Masyarakat harus menjaga dan merawat fasilitas koperasi yang telah dibangun pemerintah agar dimanfaatkan secara maksimal demi kepentingan bersama,”ujarnya.

Terkait pengawasan, Pemerintah Kota Jayapura memastikan akan terus melakukan pemantauan melalui instansi teknis terkait, khususnya Dinas Koperasi, guna memastikan program berjalan sesuai tujuan.

“Mulai dari proses pembangunan, masuknya barang-barang hingga keberlanjutannya akan terus kami pantau setiap saat,”jelasnya.

Pihaknya kini berharap kehadiran Koperasi Merah Putih di Papua, khususnya Kota Jayapura, mampu membuka peluang usaha baru.

"Keberadaan Kopdes ini harus bisa meningkatkan perekonomian masyarakat kampung serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga sekitarnya,"pungkas ABR. (*).

Editor : Yohanes Palen
#Jopalala #rustan saru #Abisai Rollo