CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pihak Telkomsel Papua akhirnya bertemu langsung dengan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, untuk membahas peningkatan layanan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Kota Jayapura.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Wali Kota di Kotaraja itu dihadiri jajaran manajemen Telkomsel.
Agenda utama pertemuan adalah membahas penanganan area blank spot di sejumlah titik di Kota Jayapura, khususnya di kawasan Pantai Holtekamp yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Telkomsel juga memaparkan peta wilayah Holtekam beserta sejumlah kendala jaringan yang terjadi di lapangan.
Pemaparan itu dilakukan sebagai bagian dari langkah evaluasi guna mencari solusi terbaik untuk memperkuat jaringan di kawasan tersebut.
General Manager Network Regional Maluku dan Papua Telkomsel, Fredy Siswanto, menyampaikan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jayapura untuk mengatasi persoalan blank spot.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jayapura untuk mengatasi area blank spot, khususnya di kawasan Holtekam yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan masyarakat,” ujarnya.
Fredy memastikan, pihaknya menargetkan pada 3 April 2026 perbaikan jaringan di kawasan Holtekam sudah mulai dilakukan untuk mengatasi keluhan masyarakat selama ini.
Ia juga mengakui bahwa memang terdapat beberapa titik di sepanjang kawasan Holtekam yang masih mengalami blank spot, termasuk di beberapa wilayah lain di Kota Jayapura.
Untuk itu, Telkomsel terus berupaya meningkatkan kapasitas jaringan, termasuk rencana pemasangan tower baru di beberapa titik.
“Kami juga memohon maaf kepada masyarakat atas kondisi yang terjadi. Upaya perbaikan layanan Telkomsel terus menjadi perhatian kami agar seluruh wilayah di Kota Jayapura dapat menikmati jaringan yang lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Telkomsel juga menyatakan kesiapannya membantu Pemerintah Kota Jayapura menghadirkan layanan WiFi gratis di sejumlah area publik.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses internet bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Jayapura.
“Kami akan komunikasikan dengan pusat dan pastinya siap membantu Pemkot Jayapura untuk pemasangan WiFi gratis di area publik. Ini juga bagian dari dukungan kami terhadap visi dan misi Wali Kota,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyambut baik komitmen Telkomsel dalam meningkatkan kualitas layanan jaringan telekomunikasi di Kota Jayapura.
Menurutnya, kerja sama tersebut sangat penting untuk memperluas akses internet bagi masyarakat yang kini menjadi kebutuhan utama di era digital.
“Pemerintah Kota Jayapura tentu menyambut baik dukungan Telkomsel. Kami berharap masyarakat ke depan dapat menikmati layanan jaringan yang lebih baik, termasuk fasilitas WiFi gratis di ruang-ruang publik,”ujar pria yang biasa disapa ABR ini.
ABR juga menegaskan bahwa masih terdapat beberapa titik di Kota Jayapura yang mengalami blank spot, salah satunya di kawasan Holtekam yang selama ini sering menjadi keluhan masyarakat.
Ia pun mengapresiasi langkah cepat Telkomsel yang langsung merespons persoalan tersebut dengan rencana perbaikan jaringan serta pembangunan tower baru kedepan.
Menurutnya, sebagai ibu kota Provinsi Papua, Kota Jayapura harus memiliki jaringan telekomunikasi yang baik dan merata.
“Masyarakat mungkin tidak mengetahui kendala teknis di lapangan. Yang mereka butuhkan adalah jaringan yang lancar karena ini sudah menjadi kebutuhan publik di era globalisasi,”jelas Politisi Golkar ini.
Pada kesempatan itu pula, ABR menepis isu adanya monopoli jaringan oleh Telkomsel di Kota Jayapura.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka bagi semua operator telekomunikasi untuk berinvestasi.
“Dari Telkomsel juga sempat menyampaikan soal isu monopoli jaringan. Saya pikir itu tidak mungkin. Justru kami mempersilakan operator lain seperti Indosat dan lainnya untuk masuk,”tegasnya.
Kata ABR bahwa, kehadiran berbagai operator justru akan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Jayapura pun memastikan bahwa kota ini terbuka dan aman bagi para investor.
“Siapa saja yang ingin berinvestasi di Kota Jayapura kami persilakan. Kota ini terbuka dan aman bagi semua,”pungkas ABR. (*).
Editor : Yohanes Palen