Pemkot Jayapura Ditantang Seriusi Penertiban PKL di Wilayah Entrop

Yohanes Palen • Dipublikasikan Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:11 WIB

 

Tampak beberapa lapak jualan pedagang yang berdiri di atas trotoar jalan di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Tampak beberapa lapak jualan pedagang yang berdiri di atas trotoar jalan di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPUA- Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura kini ditantang agar lebih serius menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan.

 

Sementara itu, aktivitas para pedagang dinilai telah mengganggu kenyamanan pejalan kaki dan menyebabkan seringnya terjadi kemacetan di wilayah tersebut.

 

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi tersebut, karena trotoar yang semestinya digunakan untuk pejalan kaki kini digunakan sebagian orang untuk berjualan.

 

“Setiap hari kami harus jalan di pinggir jalan karena trotoarnya digunakan untuk berjualan. Sangat berbahaya, apalagi kendaraan sangat ramai di sini,"ucap Oliva Sartika, salah satu warga yang tinggal di Entrop, ketika ditemui Ceposonline.com, Kamis (23/10/2025).

 

Kata Oliva, parkir kendaraan pembeli di pinggir jalan juga memperparah kemacetan di kawasan tersebut. 

 

Apalagi arus kendaraan di wilayah Entrop sangat padat dengan adanya terminal angkutan umum.

 

Selain itu, hampir setiap hari, di sepanjang pinggiran jalan depan terminal juga menjadi lahan parkir kendaraan masyarakat.

 

Sehingga, saat malam hari sering terjadi kecelakaan lalu lintas, juga orang ditabrak lari.

 

Tak hanya Oliva yang mengeluhkan hal ini, tetapi banyak pengguna jalan berharap Pemkot Jayapura segera menindaklanjuti persoalan ini.

 

Warga kini menilai, penertiban PKL tidak bisa dilakukan setengah hati, sehingga mereka meminta Pemkot Jayapura harus bertindak tegas.

 

“Penertiban harus konsisten dan disertai solusi, seperti menyediakan lokasi berjualan yang layak bagi para pedagang,”ujar Wilybrodus warga lain yang ditemui Ceposonline.com di Entrop.

 

Warga berharap, penertiban tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi berkelanjutan agar trotoar kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

 

"Trotoar ini untuk pejalan kaki, bukan dipakai sebagai tempat jualan,"pinta Wilybrodus.

 

Sebelumnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, bersama Satpol PP turun langsung memberikan imbauan kepada PKL di wilayah Entrop tersebut.

 

Adapun Wali Kota sudah meminta para PKL agar tidak berjualan di atas trotoar, selain itu mereka juga melarang para PKL untuk menempatkan gerobak jualan mereka di atas trotoar.

 

Tampaknya, upaya penertiban dan imbauan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura sebelumnya tidak membuat efek jera bagi pedagang.

 

Pasalnya, para PKL yang memanfaatkan trotoar sebagai tempat jualan di wilayah Entrop ini semakin menjamur.

 

Kini Pemkot Jayapura kembali ditantang oleh masyarakat, agar ada tindakkan tegas untuk menertibkan PKL di wilayah Entrop ini. (*).

Editor : Elfira Halifa
Pemkot jayapura Ceposonline.com kota jayapura