Koperasi Merah Putih Kampung Holtekamp jadi Role Model di Papua

Yohanes Palen • Dipublikasikan Senin, 21 Juli 2025 | 18:02 WIB

 

Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru saat meninjau Koperasi Merah Putih di Kampung Holtekamp, Senin (21/7/2025). (CEPOSONLINE.COM/Humas Pemkot).
Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru saat meninjau Koperasi Merah Putih di Kampung Holtekamp, Senin (21/7/2025). (CEPOSONLINE.COM/Humas Pemkot).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru memberikan apresiasi atas terbentuknya Koperasi Merah Putih di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

 

"Saya berterima kasih kepada Kepala Kampung Holtekamp dan juga OPD yang mendukung terbentuknya Koperasi Merah Putih ini," ungkap H.Rustan Saru saat ditemui usai peluncuran kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Prabowo di Kantor Kampung Holtekamp, Senin (21/7/2025) siang.

 

Kata Rustan Saru bahwa, Pemerintah Kota Jayapura telah menuntaskan pembentukan 39 Koperasi.

 

Adapun rincian pembentukan Koperasi ini 25 Kelurahan dan 14 Kampung yang tersebar di 5 Distrik di Kota Jayapura.

 

"Jadi, Kampung Holtekamp menjadi role model Koperasi Merah Putih di Papua, secara khusus di Kota Jayapura," terangnya.

 

Pihaknya berharap Koperasi Merah Putih Kampung Holtekamp bisa menjadi contoh bagi Koperasi lain di Kota Jayapura.

 

Terutama dari sisi administrasinya dan juga kepengurusannya. Sehingga para BUMN dan BUMD yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi, Daerah dan Pusat bisa masuk berkerja sama dan berkontribusi dalam memberikan dukungan.

 

Misalnya dari Bulog bisa masuk beras, Partamina bisa kasi elpiji, Bank untuk transaksi online dan sebagainya.

 

Demikian juga dari Kimia Farma bisa kasi masuk obat-obatan, juga dari BUMN lainnya untuk mendukung berdirinya Koperasi Merah Putih ini.

 

Termasuk juga distributor sembako dan pihak Saga sudah membantu Pemerintah Kota Jayapura untuk masukkan sembako di Koperasi yang ada.

 

"Harapan Presiden agar Koperasi ini bisa memberikan kesejahteraan bukan hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada pengurusnya,"terangnya.

 

Lanjut Rustan Saru bahwa, kedepan yang perlu disiapkan adalah, kultoris atau pendingin, gudang dan armada tranportasi.

 

"Harapan kita agar Koperasi ini bisa merangkul sebanyak-banyaknya anggota lewat keluarga yang tinggal didaerahnya masing-masing,"ujarnya.

 

Contohnya di Kampung Holtekamp mereka sudah memiliki 500 anggota. Mereka ini harus diberdayakan agar barang-barang yang ada di Koperasi ini bisa dibeli sama mereka dengan harga yang murah atau dibawah standar harga toko.

 

"Saya juga minta kepada pengurus Koperasi dan Kepala Kampung agar barang yang dibeli masyarakat kalau bisa diantar ke rumahnya sebagai bagian dari servis pelayanan," pintanya.

 

Namun di sisi lain, Pemkot Jayapura akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengurus untuk meningkatkan kapasitas SDM mereka dalam mengelola Koperasi Merah Putih ini.

 

"Ini bisnis, harus untung dan tidak boleh rugi. Kalau sampai pengelolannya rugi maka Koperasi ini pasti tutup. Sehingga pengelolaanya harus profesional dan transparan," tutup H.Rustan Saru. (*).

Editor : Agung Trihandono
Jopalala Ceposonline.com kota jayapura rustan saru