Moto Kota Jayapura akan Ditambahkan Bahasa Skouw

Yohanes Palen • Dipublikasikan Kamis, 17 Juli 2025 | 11:44 WIB

 

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo disambut masyarakat di Kampung Skouw Yambe saat Turkam pada Mei 2025 lalu. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo disambut masyarakat di Kampung Skouw Yambe saat Turkam pada Mei 2025 lalu. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan, moto Kota Jayapura akan ditambahkan bahasa Skouw.

 

"Jadi, moto Kota Jayapura belum ada bahasa Skouw didalamnya, karena baru mewakili bahasa dari beberapa kampung di Port Numbay saja,"ungkap Abisai Rollo.

 

Adapun moto Kota Jayapura saat ini adalah "Hen Tekechi Yo Onomi, T'Mar Ni Hanased" yang artinya "Satu Hati Membangun Kota untuk Kemulian Tuhan".

 

Menurut Abisai Rollo, moto ini mencerminkan semangat kebersamaan dan tujuan mulia dalam membangun Kota Jayapura.

 

"Moto Kota Jayapura belum ada bahasa Skouw, maka akan kita lengkapi tambahan bahasa Skouw lagi didalamnya, biar langkap mewakili 10 kampung adat di Port Numbay ini,"tegas pria yang disapa ABR.

 

Kata ABR bahwa, perubahan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat adat.

 

Selain itu untuk melestarikan warisan budaya, khususnya bahasa Skouw yang merupakan bahasa ibu mewakil 3 Kampung Skouw.

 

Pada kesempatan ini pihaknya juga mendorong penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga dan sekolah untuk mencegah kepunahan bahasa.

 

"Bahasa ibu ini jangan sampai kita tinggalkan atau punah, tetapi harus dilestarikan terus menerus hingga generasi sekarang dan selanjutnya,"ucap ABR.

 

ABR menjelaskan, bahwa penambahan bahasa Skow pada moto Kota Jayapura tersebut tidak ada kepentingan apapun.

 

Tetapi ini semata menjawab aspirasi masyarakat saat dirinya menjalankan Turkam di 10 Kampung adat.

 

Masyarakat adat mereka mendorong dan meminta agar moto Kota Jayapura harus lengkap mewakili 10 Kampung adat.

 

"Jadi, moto baru ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya Kota Jayapura dan kebanggaan masyarakat. Soal apa tambahan bahasanya sedang dalam proses penyusunan dan tentunya melibatkan masyarakat sebelum disahkan nanti,"tutup ABR. (*).

Editor : Elfira Halifa
Jopalala Ceposonline.com kota jayapura Abisai Rollo