Dampak Kabut Asap Mulai Mengancam Ketersediaan BBM Di Wamena

Deni Tonjau • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:02 WIB
Kabut asap yang menyelimuri Kota Wamena dan mengganggu penerbangan cargo untuk masuk ke Bandara Wamena. Rabu (14/10/2026)
Kabut asap yang menyelimuri Kota Wamena dan mengganggu penerbangan cargo untuk masuk ke Bandara Wamena. Rabu (14/10/2026)

CEPOSONLINE.COM,WAMENA - Kabut asap yang selama seminggu lebih menanggagu penerbangan di   Bandara Wamena, mulai mengancam ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah itu karena kurangnya pasokan dari Jayapura hingga mengarah pada kelangkaan. Rabu (14/10/2026).

Pengelola SPBU Putra Baliem Mandiri Meggi Pasaribu mengaku untuk kondisi pasokan BBM dari Jayapura ke Wamena saat ini memang sedikit terganggu dengan adanya kabut asap selama seminggu ini, namun sementara ini pihaknya masih bisa melakukan pelayanan pengisian.

"Meski sampai saat ini kita masih bisa memenuhi kebutuhan untuk melakukan pengisian, namun kalau dalam 5 hari masih dalam keadaan seperti ini maka akan sangat mengganggu dan bisa menimbulkan kelangkaan BBM di Wamena,"ungkapnya di Wamena

Kuota Untuk SPBU Putra Baliem Mandiri diakui memang sedikit, namun beberapa hari ini kuota yang dikirim dari Jayapura itu masih bisa menutupi pelayanan harian selama 5 hari kedepan, namun kalau kondiri kabut asapnya semakin parahaka akan sangat berdampak.

"Jadi kalau tidak ada penerbangan cargo yang naik ke Wamena dalam 3-4 hari kedepan otomatis akan menimbulkan kelangkaan BBM di Wamena,"kata Meggi.

Hal yang sama juga disampaikan pengelola APMS Anwarudin dan Lasminingsing, Suyono mengaku jika memang benar untuk akhir-akhir ini dalam kurun waktu kurang lebih sekitar 1 minggu lebih, masalah penerbangan itu terhambat dengan adanya kabut asap. tapi sampai  saat ini pihaknya masih melayani.

"Meski distribusi BBM saat ini terganggu, namun masih ada barper stok yang kemarin dipasok yang sebelum adanya kabut asap, tapi tidak menutup kemungkinan kalau begini terus pasti akan terkendala dalam ketersediaan,"bebernya.

Kendala Penerbangan tidak bisa dipaksakan karena memang kondisi non teknis, tapi sepengetahuan saya sampai detik ini untuk Trigana air service juga bekerja maksimal artinya itu walaupun waktunya sore bilamana cuaca bagus pesawat itu bisa landing di wamena dan pasti diusahakan untuk neikan BBM.

"Meskipun BBM itu dinaikan, namun tetap terbagi-bagi dengan APMS yang lain dan juga PLN jadi tidak hanya untuk satu APMS saja," tutup Suyono (*)

Editor : Lucky Ireeuw
kabut asap Jayawijaya Ceposonline.com