CEPOSONLINE. COM, WAMENA - Aksi penyerangan terhadap patroli besar dari Polres Jayawijaya memicu adanya pengerusakan dan pembakaran terhadap beberapa ruko di jalan bhayangkara atas sekira pukul 03.50 WIT Jumat (21/8/2026) dini hari.
Dari Informasi yang dihimpun media ini, awal mula kejadian berawal dari acara pemuda di lorong jalan bhayangkara atas, dan pemuda yang ikut acara tersebut diduga sedang dipengaruhi miras, namun saat regu patroli Polres Jayawijaya melintas, patroli tersebut diserang dengan lemparan batu sehingga membuat patroli tersebut berhenti guna membubarkan kelompok tersebut.
Namun saat hendak di bubarkan para pemuda ini melakukan perlawanan hingga mengundang masyarakat lainnya di sekitar tempat tersebut ikut bergabung untuk menyerang aparat keamanan dengan pelemparan batu ke arah aparat keamanan hingga dibalas dengan gas air mata.
Penyerangan yang dilakukan terhadap aparat dibarengi dengan pengerusakan terhadap kendaraan maupun pembakaran ruko yang ada di sekitar termasuk salah satunya dapur MBG yang memang tepat berada di lokasi kejadian.
Namun direspon cepat oleh aparat dari polres Jayawijaya dan Brimob Batalyon D Wamwna untuk memukul mundur massa.
Aparat juga berupaya cepat memadamkan api dengan bantuan damkar Pemkab Jayawijaya sehingga meskipun ada kendaraan yang terbakar dalam kedung tersebut namun tak terbakar habis bangunan dapur MBG tersebut tidak terbakar habis karena api berhasil di padamkan dengan cepat.
Kepala SPPG Jayawijaya /Wamena kota sekaligus Penanggung jawab dapur di jalan Bhayangkara Melkyas Tangkelangan menyatakan jumlah kerugian yang ditimbulkan sebesar Rp 1,5 miliar dari beberapa kendaraan, barang dan makanan.
“Akibat insiden ini, ada 2.817 porsi MBG hari ini yang batal di distribusikan ke anak sekolah yang ada di 7 sekolah yang ada di kota Wamena,” bebernya.(*)