CEPOSONLINE.COM, WAMENA- Aksi penembakan kembali terjadi di Kabupaten Jayawijaya tepatnya di Kimbim Distrik Asologaima, aksi tersebut terjadi sejak pagi sebelum adanya pelaksaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81, Senin (17/8/2026).
Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang mengaku sejak pagi memang ada penyerangan yang di wilayah Distrik Asologaima tepatnya di Polsek dan Pos Yonif 725/ Woroagi, namun aksi tersebut tidak bertahan lama usai aparat gabungan TNI/POLRI mengambil tindakan pengamanan hingga situasi tak berkembang.
"Memang tadi pagi ada penyerangan di Asologaima, namun semua sudah diantisipasi oleh aparat gabungan dan dipastikan tidak ada korban baik dari masyarakat maupun dari aparat keamanan yang bertugas disana," ungkapnya Senin (17/8/2026) di Kantor Bupati Jayawijaya.
Dandim mengaku, sebelumnya memang sudah terdengar isu -isu maupun informasi jika ada kelompok -kelompok yang ingin mengagalkan pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI ke 81, namun aparat gabungan TNI/POLRI telah mengambil langkah pengamanan dengan menurunkan 750 personel yang telah tersebar di beberapa tempat.
"Sejak aksi penembakan di Welesi beberapa hari lalu kami sudah mengambil langkah antisipasi sejak awal bahkan kendaraan tempur (Baracuda) yang ada di Kodim 1702/ Jayawijaya juga telah di turunkan untuk menjaga situasi keamanandi wilayah Kabupaten Jayawijaya," kata Ilham.
Ia juga memastikan jika ancaman yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah diminimalisir dan untuk pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI ke 81 dapat berjalan tanpa gangguan baik di tingkat Provinsi Papua Pegunungan maupun untuk Kabupaten Jayawijaya sendiri.
"Kita sudah siapkan personel untuk Pengamanan dalam Kota sendiri, maupun pengamanan pada saat pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81, sehingga semua bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada gangguan," tutup Dandim 1702/ Jayawijaya. (*)
Editor : Agung Trihandono