CEPOSONLINE.COM, WAMENA-RSUD Wamena akan merujuk Salbiah, salah satu korban penembakan saat pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem, ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap.
Rujukan dilakukan untuk menangani serpihan logam yang masih berada di bagian paha korban, Minggu (9/8/2026).
Direktur RSUD Wamena dr. Charles Ratulangi mengakui RSUD Wamena telah melakukan penanganan kepada dua pasien korban penembakan yang terjadi Sabtu (8/8/2026) usai dilarikan dari Puskesmas Walesi ke rumah sakit telah mendapat penanganan medis.
"Pasiennya ada dua orang, satu perempuan dan satu laki-laki, dengan luka akibat tembakan dan tidak ada luka lainnya lagi pada tubuh pasien," ungkapnya kepada Ceposonline.com via selulernya.
Dalam penanganannya, untuk pasien perempuan, didapatkan logam benda asing di lutut kanan yang sudah berhasil dikeluarkan. Namun masih terdapat serpihan logam benda asing di area paha yang belum dikeluarkan karena lokasinya berdekatan dengan struktur penting.
"Jadi Pengambilannya membutuhkan pertimbangan dan alat khusus, yaitu C-arm, yang bisa melihat posisi logam secara langsung, agar tindakan dapat dilakukan dengan lebih aman sehingga kami rencanakan akan rujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap," kata dr Charles.
Sedangkan pada pasien laki-laki, ditemukan serpihan logam benda asing di area lutut kanan dan pasien direncanakan menjalani tindakan operasi untuk membersihkan luka dan jaringan yang mengalami kerusakan.
"Untuk kondisi dan perkembangan selanjutnya, kedua pasien masih dalam pemantauan tim medis. Keduanya dalam kondisi stabil.” tutupnya (*)
Editor : Elfira Halifa